BERITA UTAMAHukum & Kriminal Kab

Bocah Asal Ciemas Tewas Tenggelam di Geopark Ciletuh Palabuhanratu

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com– Objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu, kembali menelan korban jiwa. Kali ini, seorang bocah bernama Ridwan (6) warga Kampung Selamanjah, RT 5/6, Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, ditemukan tewas setelah tenggelam di kawaan Sungai Cileutuh, Curug Awang, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas.

Informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, perisitiwa tersebut terjadi pada Sabtu (21/9) lalu. Saat itu, korban bersama tiga sepupunya bernama Herman (26), Sifa (6) dan Peni (35) pergi ke sungai Curug Awang dengan tujuan untuk mandi dan mencuci pakaian sekira pukul 15.15 WIB.

Setelah tiba di sungai Curug Awang, korban langsung mandi dan bermain air bersama Sifa. Sementara, kedua sepupunya yang bernama Herman dan Feni langsung mencuci pakaian di pinggir sungai.

“Setelah kedua sepupunya ini selesai mencuci, mereka langsung makan di pinggir sungai. Nah, waktu itu kedua sepupunya langsung memanggil korban. Namun, tidak ada jawaban,” jelas Camat Ciemas, Akhmad Gangga Senjaya, kemarin (22/9).

Saat Herman memanggil nama korban, sambung Akhmad, Sifa yang ikut bermain air dengan korban langsung menghampiri Herman dan Feni. “Waktu itu, Sifa bilang kepada sepupunya yang hendak memakan nasi dan menceritakan, bahwa Ridwan tenggelam saat bermain air di sungai Curug Awang,” bebernya.

Setelah itu, sepupu korban langsung meminta bantuan kepada warga sekitar dan berupaya mencari korban di sekitaran sungai. “Korban berhasil ditemukan setelah warga menyelami sungai dengan kedalam sekitar satu meter lebih,” ujarnya.

Koordinator Forum Koordinasi Sar Daerah (FKSD), Okih Fajri Assidik mengatakan, berdasarkan asessmen petugas dilapangan, kecelakaan sungai yang merenggut nyawa seorang bocah ini lantaran tak bisa berenang. “Sehingga, saat korban bermain air di sungai itu, langsung tenggelam,” katanya.

Warga sudah berupaya maksimal untuk menyelamatkan korban dengan cara membawa jasad korban ke rumah bidan Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, untuk mendapatkan tindakan tim medis. Namun sayang, nyawanya tidak berhasil diselematkan.

“Setelah itu, korban langsung dibawa ke rumah keluarganya untuk dilakukan pemulasaran. Korban di makamkan di TPU sekira pukul 20.45 WIB, yang lokasinya tidak jauh dengan rumah duka,” pungkasnya.

(den/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button