Di sisi lain, untuk area-area pesisir pantai yang belum ada pembangunan permanen pemerintah, mungkin akan seperti tahun-tahun lalu terkikis ombak.
Warung-warung atau lesehan juga akan banyak yang rusak. Namun pesisir yang sudah dibangun permanen, akan baik-baik saja.
“Maka dari itu, kami berharap seluruh objek wisata pembangunan dapat menyeluruh, karena untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan seperti kondisi ombak saat ini,” ungkap Asep.
Asep juga menegaskan, pihaknya telah menempatkan anggotanya atau Lifeguard di semua titik pos pengawasan pantai.
Dari semua titik, 16 pos pengwasan diisi Balawista Kabupaten Sukabumi yang tetap siaga dan memberikan imbauan kepada pengunjung mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kepada wisatawan agar tidak beraktifitas atau bernang terlalu ke tengah. Kami juga pasang rambu-rambu di lokasi-lokasi rawan kecelakaan laut,” tandasnya. (ris/t)






