Beserta beberapa dari tim penyelamatan damkar telah melakukan pengecekan dan pemantauan, namun karena keberadaan sarang tawon yang menurutnya jenis tawon vespa berada disekitar pemukiman warga dan jalan raya.
Sehingga membuat proses evakuasi harus dilakukan pada malam hari ataupun saat kondisi arus lalin lenggang tidak ada kendaraan berlalu lalang, alasanya jika evakuasi dilakukan siang hari dikawahatirkan akan mengganggu aktivitas warga.
“Saya tadi pagi jam 09.00 WIB, setelah menerima laporan tim rescue kami tim penyelamatan langsung meluncur ke lokasi. Saya kira ini akan dilakukan eksekusi malam, karena kalau siang terlalu berisiko, banyak pengendara melintas,” timpalnya.
Ditegaskan Yusuf, sarang tawon yang berada di jalan kampung Sahabat tersebut menurutnya merupakan paling besar yang pernah dilihatnya dan akan dilakukan evakuasi, sehingga butuh kehati hatian dalam prosesnya.
“Ini sarang tawon paling besar yang saya lihat diameter nya sekitar 1 meter, kalau dibiarkan ini kan masyarakat lalulalang disini, kalau misalnya dia (tawon) ada yang mengganggu nanti turun ke bawah nanti bisa tersengat masyarakat,” sambungnya.
“Kalau saya lihat ini jjenis tawon vespa, ini sangat ganas sekali, jadi harus segera dievakuasi memang, kemungkinan nanti malam hari,” tandasnya. (Cr2/d)






