Bertambah 70 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi, Tujuh Diantaranya Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien COVID-19

SUKABUMI – Libur panjang dalam rangka cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW, jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi, meningkat tajam, Minggu (01/10).

Tak tanggung-tanggung, kali ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, telah mengumumkan penambahan jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 70 orang.

Bacaan Lainnya

Bahkan, saat ini terdapat tujuh warga Kabuapten Sukabumi yang meninggal dunia akibat paparan virus tersebut.

Anggota Bidang Pengelolaan Data Publik Laporan dan Operasional Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani kepada Radar Sukabumi mengatakan, 70 warga yang dinyatakan positif Covid-19 ini, telah tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Diantaranya, Kecamatan Cibadak, Cireunghas, Cisaat, Parungkuda, Kebonpedes, Sukaraja, Nagrak, Bojonggenteng, Cikembar, Cidahu, Cicantayan Parungkuda, Ciambar, Cicurug, Sukalarang, Simpenan, Palabuhanratu dan Kecamatan Gegerbitung.

“Sementara, tujuh warga Kabupaten Sukabumi yang meninggal dunia ini. Diantaranya perempuan 68 tahun asal Sukaraja, laki-laki 76 tahun asal Nagrak, laki-laki 31 tahun asal Nagarak, perempuan 60 tahun asal Bojonggenteng, lak-laki 36 tahun dan perempuan 65 tahun asal Cisaat dan perempuan 53 tahun asal Kecematan Cikembar,” kata Eneng kepada Radar Sukabumi, Minggu (01/11).

Meski hari ini ada 70 pasien positif dan tujuh diantaranya telah meninggal dunia, tetapi update kali ini juga terdapat 25 pasien yang sembuh dari Covid-19. Berdasarkan rilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, kini jumlah kasus pasien positif Covid-19 dari awal hingga saat ini, terdapat 608 orang.

Dari ratusan pasien ini, 488 orang dinyatakan sembuh dan 50 orang di isolasi serta 54 orang diantaranya masih dilakukan isolasi mandiri dan 16 diantaranya meninggal dunia karena positif Covid-19.

“Ketujuh pasien positif yang meninggal dunia ini, semuanya tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Jadi, korban yang meninggal dunia ini, sebelumnya telah dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di wilayah Sukabumi,” pungkasnya. (Den)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *