Beraksi di Sukabumi, Lima Residivis Curanmor dan Penadah Ditangkap Polisi

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin saat memperlihat barang bukti
RILIS : Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin saat memperlihat barang bukti kendaraan roda dua yang berhasil disita di Halaman Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (10/11).(Foto: BAMBANG/RADARSUKABUMI)

SUKABUMI — Jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota, berhasil mencokok lima tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan penadah yang terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, Kamis (10/11).

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, dalam pengungkapan kasus Curanmor tersebut, polisi ringkus dua pelaku yang merupakan residivis yakni, E alias N (27) diamankan pada Kamis 3 November 2022 sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan RA Kosasih, Kecamatan Sukaraja, dan DA alias C (32) diciduk pada Selasa 1 November 2022 sekira pukul 20. 30 WIB di Kampung Cikarang, Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Adapun, tiga pelaku lainnya yang berperan sebagai penadah hasil curian diamankan di lokasi berbeda yaitu, ARH (45) diamankan pada Sabtu 4 November 2022 sekira pukul 1.00 WIB di Perum Mekarsari Residence, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Sukabumi, A (45) diamankan pada Sabtu 4 November 2022 sekira pukul 13.00 WIB di Perum Cahaya Pataruman Indah, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, dan TH alias O (27) ditangkap pada 7 November 2022 sekira pukul 3.00 WIB di daerah Pasir Impun, Ujung Berung, Kabupaten Bandung.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, para tersangka ini melancarkan aksi pencurian di 28 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Rinciannya, 6 di wilayah hukum Polsek Cikole, 5 Polsek Sukaraja, 1 Polsek Kebonpedes, 2 Polsek Cibeureum, 2 Polsek Baros, 3 Polsek Warudoyong dan 9 terjadi di wilayah hukum Polsek Cisaat.

“Para pelaku kebanyakan melancarkan aksinya di wilayah hukum Polsek Cisaat, sisanya jumlah TKP hampir merata. Dari pengungkapan kasus ini, kami berhasil mengamankan lima tersangka yang pertama yakni berinisial DA dan kemudian dikembangkan hingga berhasil mengamankan tersangka lainnya,” kata Zainal kepada Radar Sukabumi, Kamis (10/11).

Zainal menerangkan, dalam aksinya para pelaku melakukan pencurian sepeda motor yang terparkir di parkiran toko maupun rumah dengan menggunakan kunci letter T berikut dengan mata kunci yang sudah di runcingkan. Setelah berhasil menggondol kendaraan tersebut, para pelaku langsung menjualnya kepada para penadah.

“Dari hasil pengembangan kami juga mengamankan para penadah tersebut yaitu, ARH, A dan TH,” terangnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya, satu buah kunci letter T berikut dengan 20 mata kunci yang telah diruncingkan, beberapa plat nomor kendaraan sepeda motor, satu unit sepeda motor merek Honda CRF bernopol F 6081 UBS tahun 2021 putih hitam, satu sepeda motor merek Honda Beat Street hitam, satu unit sepeda motor merek Honda Genio abu-abu, satu unit sepeda motor merek Yamaha Nmax hitam.

Satu unit sepeda motor merek Kawasaki KLX hitam, satu unit sepeda motor merek Honda Vario, satu unit sepeda motor merek Honda Beat merah putih, satu lembar STNK sepeda motor Honda Beat merah putih bernopol F 5014 OU tahun 2018, satu potong kaos hitam, satu potong celana jeans biru, satu buah topi hitam dan satu unit Handphone merek Vivo hitam.

“Para tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana Tentang Pencurian dengan Pemberatan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sedangkan, tersangka penadah dijerat pasal 481 KUHPidana jo 480 KUHPidana Tentang Pertolongan Jahat atau Tadah dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Para pelaku saat ini telah dilakukan penahanan dan proses penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Zainal meminta, bagi para korban yang merasa kehilangan kendaraan roda dua agar dapat mengecek keberadaannya di Mapolres Sukabumi Kota dengan membawa kelengkapan surat kendaraan seperti STNK dan BPKB.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *