Begal Bersenpi Beraksi di Kawasan Bukit Algoritma Cikidang, Beraksi Siang Hari Korbannya Perempuan

  • Whatsapp
Ilustrasi Begal Motor

SUKABUMI — Aksi pembegalan dengan menggunakan senjata Api (senpi) terjadi di kawasan Bukit Algoritma Kecamatan Cikidang, nekatnya begal tersebut beraksi pada siang hari. Para Pelaku berhasil membawa kabur motor matic korban setelah melukai korban.

Korban aksi begal diketahui dua orang remaja perempuan berinisial SD (18) dan IN (19). Informasi diperoleh saat ini dua orang korban tengah berada di Puskesmas Cikidang untuk mendapatkan penanganan medis.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila membenarkan aksi pembegalan di siang bolong tersebut, menurutnya kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan. Ia belum bisa memastikan apakah benda yang dipakai pelaku untuk melukai korban adalah senpi.

“Kejadian sekitar pukul 13.00 WIB, korban perempuan dua orang. Informasi yang kami terima terjadi di area perkebunan agak masuk karena dia selfie, bukan di pinggir jalan,” kata Rizka.

Ia menjelaskan, lokasi tempat kejadian diketahui berada di area perkebunan sawit. Saat itu korban tiba-tiba didatangi pemotor berboncengan lengkap dengan masker.

“Pelaku langsung mendekap korban, korban tidak berontak karena melihat membawa benda yang diduga senjata api yang dipakai untuk mengancam. Saat itu korban sempat dipukul di bagian kepala sebanyak satu kali, makanya luka,” papar Rizka.

Dua orang pelaku tersebut lalu membawa kabur motor korban. Tidak lama setelah kejadian, sejumlah warga yang melintas datang memberikan pertolongan dan membawanya ke Puskesmas Cikidang.

“Keduanya (pelaku) sulit dikenali karena memakai masker. Upaya kepolisian kita sudah cek korban, sudah minta keterangan warga sekitar dan berkoordinasi dengan satuan samping mengumpulkan data untuk mencari keberadaan si pelaku,” tandasnya.

Sementara itu, warga sekitar berinisial MS memaparkan, kejadian aksi begal motor itu terjadi di kawasan Bukit Algoritma. Dari keterangan korban pelaku menggunakan motor matic beat berwarna putih.

“Lokasinya tidak jauh dari tempat peresmian kemarin, saya mendapat keterangan dari keluarga korban saat dirawat di Puskesmas. Pelakunya dua orang, berboncengan motor,” kata MS.

Menurut MS korban tengah bermain di lokasi kejadian, namun di tengah perjalanan pulang tiba-tiba pelaku datang dan menodongkan benda yang mirip senjata api ke arah korban, satu orang korban bahkan sempat dipukul pelaku menggunakan gagang senpi.

“Keterangan korban pelaku menggunakan senpi, korban juga dipukul pada bagian kening sebelah kanan menggunakan gagang senpi. Menurut korban temannya juga diancam mau ditembak oleh pelaku, lalu motornya langsung diambil dan dibawa kabur,” tandasnya. (cr1/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *