Diketahui bahwa kabar ini menjadi gempar lewat beredarnya audio perpesanan WhatsApp yang menarasikan Encep telah dilantik menjadi Wali Allah. Tak hanya itu, nama-nama lain pun turut disebut dalam audio yang kini sedang diselidiki oleh aparat.
Merespons tentang pemberitaan tentang Wali Allah, Ustaz Encep Jaenal Mutaqim lantas membantah keras kabar tersebut. Warga Cipeundeuy Leuwi Cagak, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi itu membantah ihwal narasi dalam pesan audio WhatsApp tentang Wali Allah termasuk isu mengajarkan ajaran yang bertentangan dengan syariat agama Islam.
“Itu adalah hoaks, tidak benar. Demikian pernyataan klarifikasi ini saya sampaikan dalam keadaan sadar sehat jasmani dan rohani, serta tanpa paksaan dari pihak mana pun,” kata Encep dalam video klarifikasinya, Kamis (30/9).






