Disinggung soal kerugian, Imran mengaku belum dapat memprediksi berapa kerugian yang terjadi akibat banjir dan longsor tersebut. Pasalnya, hingga saat ini petugas BPBD Kota Sukabumi masih melakukan pendataan. “Petugas masih melakukan pendataan di lokasi kejadian, sehingga kerugiannya belum dapat diketahui,” ulasnya.
Sementara itu, sekira pukul 20:00 WIB, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Inf Dedy Arianto melakukan peninjauan terhadap korban dan lokasi bencana.
Fahmi mengatakan, petugas dikerahkan secara maksimal untuk penanganan bencana. “Saya bersama Pak Dandim turun langsung ke lapangan untuk mempercepat penanganan bencana,” kata Fahmi disela meninjau lokasi bencana.
Fahmi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana di tengah tingginya intensitas hujan. “Dalam penanganan bencana ini, kami melibatkan sejumlah pihak yakni BPBD, Tagana, Karangtaruna, Damkar, aparat TNI/Polri, dan para relawan lainnya. Kami minta agar warga selalu waspada terhadap potensi bencana,” pintanya.(bam)






