SUKALARANG – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Sukabumi.
Kali ini, sebuah mobil angkutan kota (Angkot) trayek 5 Sukaraja – Gekbrong menghantam tronton bermuatan pasir, di Jalan Raya Sukabumi – Cianjur, tepatnya di Kampung Cipetir Kilometer 8, Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, kemarin (5/5).
Meskipun awak kendaraan ringsek, namun beruntung dalam insiden ini tidak sampai memakan korban jiwa.
Informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, peristiwa ini bermula saat angkot bernomor polisi F 1984 TL yang dikemudikan Ucup (17), warga Cigadog, RT 2/8, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja melaju dari arah Sukaraja menuju Cianjur dengan kecepatan tinggi.
Saat tiba di lokasi kejadian, angkot yang sedang mengangkut 11 penumpang ini tiba-tiba oleng tak terkendali ke arah kanan.
Dari arah berlawanan, tronton bernomor polisi F 8089 WY melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi.
Angkot pun akhirnya menghantam kendaraan raksasa itu.
“Tidak tahu apa penyebabnya, namun saya melihat mobil angkot ini melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menyeruduk tronton,” jelas Dading (45), warga Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, kepada Radar Sukabumi.
Saat kejadian, sambung Dading, kondisi jalan tengah dalam keadaan sepi.
Ia pun aneh dengan sopir angkot yang tiba-tiba menghantam tronton itu.
“Beruntung saat kejadian banyak polisi. Sehingga arus lalu lintas tidak terlalu macet,” ujarnya.
Kapolsek Sukalarang, AKP Maruf Murdianto mengatakan, kecelakaan lalu lintas ini diduga akibat human error.
Lantaran sopir angkot tersebut tidak dapat mengendalikan kendaraannya dengan baik hingga menyeruduk tronton.
“Akibat kecelakaan ini, mobil bagian depang angkot mengalami kerusakan cukup parah.
Sementara sopirnya terjepit body angkot.
Sedangkan 11 penumpang mengalami luka di bagian tubuhnya,” jelasnya.
Saat kejadian, ujar Maruf, petugas kepolisian dari Polsek Sukalarang dan Unit Laka Polres Sukabumi Kota langsung menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Untuk penyebabnya kami belum tahu secara pasti.
Karena, saat ini perkaranya tengah dalam penyelidikan Unit Laka Polres Sukabumi Kota,” pungkasnya.
(Den/d)




