Pihaknya bersama kepala desa lainnya, sudah berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah desa supaya segera mendapatkan bantuan pembangunan jembatan tersebut. Sementara untuk bisa dilintasi kendaraan, pemerintah desa bekerjasama dengan warga setempat melakukan gotong royong dengan membangun jembatan darurat dari bambu.
“Jembatan darurat ini, hanya sementara dan tidak bisa bertahan lama. Kalau pun dilintasi oleh kendaraan roda empat, muatannya harus diturunkan. Sebab, kualitas jembatan bambu ini tidak akan kuat apabila muatannya terlalu berat,” imbuhnya.
Sekertaris Kecamatan Nyalindung, Ana Rudiansyah mengatakan, pihak kecamatan sudah berupaya melakukan terobosan ke Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sukabumi melalui Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) PU Jampangtengah.
“Tadi pihak dinas sudah mengukur semua kerusakan jalan itu. Sehingga apa yang dibutuhkan untuk membangun jembatan ini dapat diketahui oleh Dinas PU, pemerintah daerah dan BPBD Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (cr13/d)





