BERITA UTAMADPRD Kabupaten SukabumiKABUPATEN SUKABUMI

Ade Dasep : Ikhtiar Tetap, Usaha Harus, Perkuat Kesabaran

SUKABUMI — Terus bertambahnya korban akibat virus corona atau Covid 19 membuat pemerintah pusat dan daerah terus melakukan beberapa langkah upaya untuk menekan penyebaran virus yang berawal dari provinsi Wuhan Tiongkok tersebut. Mengutif ulama sekaligus ilmuwan muslim yang terkenal dibidang ilmu kedokteran, Ibnu Sina. ‘Kepanikan Adalah Separuh penyakit, ketenangan adalah separuh obat dan kesabaran adalah permulaan kesembuhan’ adalah awal yang dikatakan oleh Pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin.

Hal tersebut dikatakan orang yang juga sebagai politisi Partai Gerindra tersebut usai melakukan kegiatan Jumat Keliling (jumling) di Masjid Jamie Sirojul Hidayah Kp Ciangsana Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar Jumat (3/4) kemarin.

“Saya katakan kepada masyarakat agar tetap berikhtiar, tetap berusaha dan berdoa kepada allah. Banyak beristigfar, karena orang yang banyak istigfar, kesempitannya diberikan jalan keluar, kesusahan hatinya diberikan kelapangan dan diberikan rezeki dari jalan yang tak disangka-sangka. Dan perbanyak selawat, siapa yang berselawat satu kali maka allah akan balas 10 kali kebaikan, “jelas Ade Dasep

Sebagai umat muslim harus berfikir yang baik, bahwa segala musibah yang terjadi di muka bumi, semua sudah tertulis di Lauhul Mahfuz, sebelum diwujudkan Allah dalam bentuk nyata, itu sudah ada dalam perencanaan Allah yang harus kita hadapi. Sebagai seorang muslim hendaklah kita kembali kepada ajaran-ajaran agama Islam. Pertama segera meminta perlindungan kepada Allah, berikhtiar dengan melakukan pencegahan, bertawakkal kepada Allah dan Yakin kepada Allah akan kesembuhan.

“Ikhtiar pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Sukabumi Marwan sudah maksimal, dia tak lelah turun langsung dan menjadi panglima dilapangan soal penanganan kasus ini, tetapi akan sia-sia ketika masyarakatnya tidak mengerti dan tidak patuh dengan aturan dan himbauan pemerintah. Maka saya serukan, kepada masyarakat yang saya temui untuk patuh, “cetusnya.

Lebih lanjut orang yang juga sebagai Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Sukabumi melanjutkan dalam kegiatan jumling kemarin seperti biasa meminta kepada anak yatim piatu binaan yang disantuninya untuk berdoa agar wabah virus corona ini cepat berakhir. Kegiatan Jumling adalah merupakan bentuk tafakur (renungan) dirinya di tengah penyebaran Coronavirus Desease (Covid-19).

“Ini merupakan salah satu upaya spiritual, disamping ikhtiar yang telah dilakukan Pak Marwan dengan cara menyemprotan disinfektan di area publik serta instruksi physical distancing kepada masyarakat,”bebernya.

Orang yang juga sebagai Sekretaris Fraksi Partai Gerindra mengatakan, cara baldatun melawan virus covid 19 dengan melakukan wakaf Al-quran dan santunan anak yatim sebagai salah satu ikhtiar, mengapa. Pertama untuk Wakaf Alquran, tujuannya mengajak masyarakat untuk jangan cemas dan takut namun tetap waspada dengan virus ini caranya lebih memperbanyak membaca Alquran. Kedua Untuk Santunan anak Yatim untuk mengetuk pintu langit agar wabah ini cepat berlalu.

“Baldatun sudah Wakaf Al-Qur’an Yang Ke 2.500, dan Memiliki 1.800 Binaan Anak Yatim Yang Belum Baligh Sedapil 3 Sukabumi. Kami serukan untuk berdoa untuk keselamatan bangsa ini dari cobaan penyakit yang mematikan, “tandasnya.

Orang yang juga sebagai Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi melanjutkan, semodern-modernnya zaman berubah tetapi bagi umat islam ilmu yang ada dalam Alquran lebih Modern dari saat ini. Buktinya, apa yang berkembang kejadian demi kejadian sebetulnya sudah dijelaskan dalam kitab suci tersebut, hanya saja kita sebagai umat muslim urung untuk menkaji dan memahami apa yang terkandung dalam Alquran tersebut.

“Dalam hitungan minggu kita akan bulan suci ramadhan 1441 H, seharusnya berdoa bersama kepada allah untuk segera dihilangkan wabah ini, “terangnya

Perlu diketahui apa-apa yang dilakukan manusia adalah sebuah ikhtiar untuk mencapai suatu harapan. Seperti program Baldatun yang sudah dijalankan sejak lima tahun silam yakni Wakaf Alquran dan menyantuni anak yatim piatu adalah sebuah ikhtiar mewujudkan budaya Baca, Faham dan Amal Alquran serta memuliakan anak yatim piatu yang ada di Dapil III khususnya dan umumnya bagi Kabupaten Sukabumi agar menjadi daerah yang berkah dan mulia.

“Saya tidak memikirkan dampak dari sebuah program yang saya rutin lakukan lebih jauh, tetapi saya yakin bahwa ketika menjalankan program yang baik bagi kepentingan masyarakat luas maka akan terjadi dampak yang baik juga bagi yang menjalankan. Artinya, sekecil apapun kebaikan akan dibalas dengan kebaikan juga, “terangnya.

Bukti dari sebuah program yang selama ini dijalankan ini baik adalah disaat program ini didukung oleh masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam hal ini Bupati Marwan Hamami. Bahkan, dirinya menceritakan ada beberapa daerah yang mengharapkan kehadiran Baldatun untuk melakukan jumling didaerahnya.

“Ya, tidak sedikit masyarakat ada yang menghubungi untuk datang ke masjidnya agar dikunjungi Baldatun. Dan yang unik lagi, ada dari Dapil lain seperti yang berada di Selatan Kabupaten Sukabumi mengajak untuk Jumling didaerahnya, padahal saat ini Program ini di khususkan dulu untuk Dapil III dimana saya berangkat menjadi anggota DPRD saat ini. Bukan tidak mau, tetapi saya mempriotaskan janji politik kepada masyarakat yang sudah menjadikan saya dewan, “tandasnya.(hnd/adv)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button