SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Pemerintah Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi melaksanakan pemeriksaan tes PCR SWAB Covid-19 secara masif pada hari ini, Selasa (23/6/2020). Kegiatan ini merupakan program yang digagas Pemerintah Provinsi Daerah Jawa Barat melalui Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.
Camat Lembursitu Adrian Hariadi mengatakan, pihaknya mengundang 150 orang yang berada di wilayah Lembursitu yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat kelurahan hingga kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas, organisasi kemasyarakatan, kader Posyandu hingga Ketua Rukun Warga (RW).
“Sebenarnya jatah kuotanya untuk 125 orang, tapi dari Dinas Kesehatan menyiapkan lebih sehingga kami memang sengaja mengundang lebih banyak yaitu 150 orang agar mendapatkan hasil yang optimal dan maksimal,” kata Adrian Hariadi kepada Radarsukabumi.com di Kantor Kecamatan Lembursitu, Selasa.
Adrian menjelaskan target dari pemeriksaan SWAB Covid-19 adalah orang-orang yang melakukan pelayanan dan terlibat langsung ke masyarakat. Hal inipun dimaksudkan agar mempermudah upaya tracing yang selama ini telah berjalan.
“Kami berharap hasil dari tes SWAB hari ini semuanya negatif sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Sukabumi khususnya kecamatan Lembursitu. Untuk itu kami juga mengharapkan agar masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer,” harap Adrian.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2) Dinkes Kota Sukabumi, dr Lulis Delawati yang juga turut menyaksikan tes SWAB masif mengatakan bahwa ini merupakan rangkaian dari program dari Pemprov Jabar. Kota Sukabumi mendapatkan kuota sebanyak 1.350 sampel yang nantinya akan dikirim ke Labkesda Provinsi Jawa Barat.
“Jadi hari ini adalah hari kelima. Sebelumnya kami sudah melaksanakan di kantor Dinas Kesehatan, 6 rumah sakit di Kota Sukabumi, di perbankan, di hotel lalu di Kecamatan Cikole dan Kecamatan Cibeureum. Nah hari ini Kecamatan Lembursitu adalah kecamatan yang ketiga. Jadi memang targetnya untuk yang melakukan pelayanan kepada masyarakat atau publik,” ujar Lulis.
Adapun sampel SWAB, kata Lulis lagi, akan langsung dikirim ke Labkesda Provinsi Jawa Barat setiap hari usai pengambilan sampel nasofaring. Ini dikarenakan agar kualitas spesimen sampel SWAB tetap terjaga baik.
“Untuk tingkat partisipasi masyarakat yang mengikuti tes SWAB PCS masif ini sangat tinggi, di atas 90 persen. Insya Allah bisa mencapai target,” tukasnya.
Salah satu peserta tes SWAB, Ahmad Fauzy yang merupakan Ketua RW 03 Kelurahan Lembursitu memberi apresiasi atas pelaksanaan tes SWAB tersebut. Menurutnya hal ini adalah langkah yang sangat baik mengingat tren perkembangan virus corona di Kota Sukabumi yang kian melandai.
“Sebelumnya saya sudah melakukan rapid test, alhamdulillah hasilnya negatif atau non reaktif. Nah sekarang saya ingin memantapkan lagi makanya ikut tes SWAB ini. Ya semoga hasilnya juga negatif,” ujarnya. (upi/rs)





