Pilkada Kota Sukabumi

Sikap Politik Pesantren Al Fath Terbuka

×

Sikap Politik Pesantren Al Fath Terbuka

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI— Jelang perhelatan Pilwalkot 2018 tak dipungkiri sejumlah kandidat yang akan maju menjadi Walikota atau Wakil Walikota terus berdatangan dan mencari tokoh masyarakat untuk mendapatkan suara yang diharapkan para bakal calon. Salah satunya dengan datang ke Lembaga Pesantren hingga ke lembaga yang bersipat kemasyarakatan.

Tak terkecuali  Pondok Pesantren Dzikir Al Fath Sukabumi yang dipimpin oleh Fajar Laksana pasti dalam waktu dekat akan didatanngi oleh balon-balon yang akan meju di Pilwalkot nanti, Namun Fajar Laksana tidak ingin terjebak dalam kegiatan politik praktis, bahkan Fajar Laksana pun membantah Pondok Pesantren Dzikir Al Fath Sukabumi tidak mendukung kepada salah satu calon tapi jika memang untuk bersilaturahmi dan berkonsultasi soal Pilkada pihaknya terbuka.

Bank bjb Tandamata

“Sikap politik saya dipesantren itu terbuka untuk siapa saja, jika memang ingin berkarya untuk Sukabumi dan beramal silahkan saja menggunakan panggung Al Fath yang penting beragama islam,” jelasnya.

Pesantren yang dipimpinnya itu merupakan pesantren milik umat bukan milik perseorangan ataupun partai politik. Jika memang selama mendukung untuk pembangunan Kota Sukabumi, pesantren Al-fath terbuka. “Prinsipnya, saya adalah mendukung politik pembangunan bukan politik kekuasaan.

Selama semua mendukung kepada program amal kebaikan, maka saya dukung. Tapi saya tidak ikut mendukung untuk memilih seseorang, karena itu wilayah pribadi saya dan tidak perlu diekspose,” tegasnya.

Dijelaskannya, sikap politik Fajar itu lebih kepada bebas aktif mendukung politik pembangunan. Selama kandidat calon itu memang berniat untuk membangun Kota Sukabumi pasti akan didukungnya. ” Saat ini kita terbuka untuk siapapun juga. Ketika waktunya tiba pemilihan para santri akan berdoa meminta kepada Allah agar dipilih Walikota dan Wakil walikota yang diridohi allah, bukan untuk pribadi saya,” jelasnya.

Jika memang saat ini ada beberapa calon yang mendekat dan menggunakan Al- Fath untuk kegiatan, semata-mata dia ingin mendukung program untuk kebaikan umat. Itu bisa dilakukan oleh siapapun.

” Saya tidak pernah mendeklarasikan diri untuk condong kepada salah satu calon. Juga tidak pernah berkampanye dan menjadi tim sukses. Kami akan mendukung siapa saja yang memang memiliki keiginan yang kuat untuk membangun Kota sukabumi,”terangnya. (bal)