JAKARTA – Bisnis perhiasan menjadi salah satu jenis bisnis yang terbilang menarik, sebab bisnis ini tidak pernah sepi pembeli.
Sepanjang tahun orang membutuhkan dan menginginkan berbagai perhiasan yang unik dan indah dalam melengkapi penampilan mereka, sehingga permintaan akan perhiasan juga terbilang stabil sepanjang tahun.
Namun meski menjanjikan, sebagian orang justru enggan menekuni bisnis yang satu ini.
Sebab bisnis perhiasan dianggap membutuhkan modal yang besar.
Lalu, apakah Anda tertarik untuk terjun ke dunia bisnis perhiasan ini?
Tidak selalu membutuhkan modal yang besar, bisnis perhiasan juga bisa dimulai dengan modal pas-pasan.
Hal inilah yang dilakukan oleh Adina Kamkhatchi, pendiri Adina’s Jewels yang belakangan ini populer di kalangan anak muda.
Adina bahkan memulai bisnisnya di usia yang terbilang masih sangat muda, yakni sesaat setelah ia menyelesaikan kuliahnya pada usia 22 tahun.
Hanya dengan bermodalkan tabungannya sebesar USD1000, Adina sukses menjalankan bisnisnya secara mandiri, bahkan ia bisa mendapatkan konsumen dari berbagai kalangan sekaligus.
Hal ini menjadi bukti bahwa bisnis yang sukses tidaklah harus selalu dimulai dengan sejumlah modal yang besar.
Memiliki minat pada perhiasan, Adina sudah mencoba merintis bisnis perhiasannya sejak masih duduk di bangku kuliah.
Wanita ini beranggapan bahwa harga perhiasan tidaklah murah untuknya, sehingga ia harus membuatnya sendiri jika ingin memilikinya.
Pemikiran inilah yang pada akhirnya membuatnya mengambil keputusan untuk segera menjalankan bisnis tersebut setelah lulus kuliah.
Dengan menggunakan uang tabungannya, ia membeli berbagai bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat perhiasan, seperti: kulit, batu, mutiara, dan lainnya.
Ada banyak proses yang dilaluinya selama beberapa tahun pertama, mengingat Adina masih merintis bisnisnya secara konvensional dan hanya melibatkan toko-toko di sekitar rumahnya sebagai mitra penjualan. Meski sempat mengalami masa-masa yang sulit dalam memasarkan produknya, Adina pada akhirnya bisa meraih kesuksesan di tahun ke-4 setelah bisnis tersebut dijalankan.
Tidak tangung-tanggung, perhiasan buatannya bahkan dibeli dan dipakai oleh beberapa artis ternama dunia, seperti Ariana Grande dan juga Gigi Hadid.
Kesuksesan Adina ini tentu layak dijadikan sebagai inspirasi bagi Anda yang ingin terjun ke dunia bisnis perhiasan.
Simak beberapa tips sukses yang bisa diambil dari Adina Kamkhatchi dalam membangun bisnis perhiasan meski modal pas-pasan berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com.
Pertama, mulai dengan modal yang seadanya. Anda tidak perlu menunggu dan menunda-nunda membangun bisnis, hanya karena alasan modal yang terbatas atau bahkan belum terkumpul.
Mulailah bisnis dengan modal seadanya terlebih dahulu, sebab bisnis juga akan membutuhkan proses untuk berkembang dan tidak selalu membutuhkan modal besar di masa-masa awal.
Kedua, manfaatkan ruang yang ada.
Tidak harus menyewa atau bahkan membutuhkan ruang produksi khusus, terutama pada masa-masa awal membangun bisnis, di mana kondisi keuangan mungkin saja sangat terbatas.
Anda bisa menggunakan dapur di rumah orangtua sebagai ruang produksi berbagai perhiasan sesuai model yang diinginkan.
Kemudian, maksimalkan pemasaran.
Proses pemasaran menjadi hal yang sangat penting di dalam sebuah bisnis, termasuk bisnis perhiasan. Perhiasan memiliki segmen pasar tertentu dan Anda membutuhkan kejelian untuk menjangkau pasar ini.
Di dalam praktiknya, Adina juga mengalami masalah pemasaran pada masa-masa awal bisnisnya, hingga pada akhirnya ia menemukan ruang yang tepat untuk membuat produknya menembus pasar yang lebih luas. Nah, Anda pun juga bisa demikian.
Selanjutnya, manfaatkan teknologi untuk menjangkau konsumen.
Jangan hanya mengandalkan pemasaran konvensional, sebab pemasaran online bahkan kerap lebih efektif untuk produk tertentu.
Adina sangat menyadari hal ini dan berupaya untuk mengandalkan media sosial dalam memasarkan produk-produknya.
Hasilnya jangan ditanya, ratusan produk bisa terjual melalui Intagramya yang sudah memiliki lebih dari ratusan ribu pengikut.
Inovasi tentu penting, terutama terkait dengan sistem pemasaran.
Lalu bekerjasama dan mintalah saran dari orang terdekat.
Terakhir, semua bisa sukses dengan modal yang pas-pasan.
(jpg)




