NYALINDUNG — Puluhan jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunungbatu Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung terpaksa dipindahkan.
Hal itu dilakukan mengingat TPU milik masyarakat tersebut tergerus oleh bencana pergerakan tanah.
“Akibat pergerakan tanah ini, ada 20 jenazah di TPU Gunungbatu, telah kami evakuasi ke pemakaman keluarganya masing-masing.
Lantaran, kondisi TPU tanahnya hancur tergerus tanah hingga ketinggan lebih 1 meter,” jelas Kepala Desa Kertaangsana, Agus Sudrajat kepada Radar Sukabumi melalui telepon selularnya, kemarin (1/5).
Lokasi pemakaman TPU tersebut, merupakan zona utama pergerakan tanah yang lokasinya berada di atas jalan provinsi. “Memang bencana ini, sebelum menerjang pemukiman penduduk, terlebih dahulu telah menerjang TPU,” imbuhnya.
Saat ini, pemerintah Desa Kertaangsana bersama Muspika Kecamatan Nyalindung dan BPBD Kabupaten Sukabumi, tengah melakukan penyisiran di lokasi TPU itu.
“Masih banyak jenazah yang belum dievakuasi. Kami kesulitan, karena kondisi TPU ini sudah tua dan banyak pemakaman yang sudah tidak ada batu nisannya,” bebernya.






