Pilkada Kota Sukabumi

Hiber Nilai Hanafie Sosok Pengabdi Sejati

×

Hiber Nilai Hanafie Sosok Pengabdi Sejati

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI— Ketua Relawan Hanafie Bersih Berwibawa Berhasil (Hiber), Iyus Yusuf Sofyan menilai bahwa pengabdian yang panjang selama menjadi birokrat di Kota Sukabumi, menjadi salah satu keunggulan tersendiri yang dimiliki oleh Bakal Calon (Balon) Walikota Sukabumi, Hanafie Zain. Soalnya, proses pengabdian kepada masyarakat selama 32 tahun itu, tidak dimiliki oleh yang lainnya.

“Mau yang sudah teruji dan bisa kerja atau yang baru mau bekerja. Itu pilihannya ada di masyarakat. Kalau Pak Hanafie, itu sudah melayani masyarakat hampir 32 tahun, jadi bukan kemarin-kemarin,” ungkap Iyus kepada Radar Sukabumi, minggu(5/11).

Bank bjb Tandamata

Makanya, dirinya menjatuhkan pilihan kepada Sekda itu, alasannya seperti itu. Yakni, HZ punya pengalaman pengabdian kepada masyarakat jauh lebih baik dari pada Balon yang lainnya yang saat ini sudah bermunculan akan bertarung di Pilwalkot Sukabumi tahun 2018 nanti.

“Jadi, kita mau Walikota nanti yang bisa langsung bekerja dan melayani masyarakat. Karena, banyak pelayanan yang harus dilakukannya. Kalau kepada orang yang tidak tepat, saya khawatir kota sukabumi akan seperti apa nantinya,” katanya.

Oleh karena itu, kata Iyus, saat ini dirinya terus mengajak kepada masyarakat untuk memilih Walikota Sukabumi kedepan yang sudah teruji dan bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik atau menuju sukabumi baru.

Artinya, tertuju kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Mudah-mudahan, masyarakat dapat menjadi pemilih cerdas. Menyumbangkan dukungan dan suaranya kepada calon yang sudah bisa kerja yaitu Pa Hanafie,” ucapnya.

Terlepas dari persoalan dukungan, lanjut Iyus, dirinya sebagai warga Kota Sukabumi mengharapkan proses pemilihan di Pilwalkot Sukabumi nanti, menjadi ajang pencerdasan politik kepada masyarakat.

Bahkan menurutnya, menjadi ajang untuk meneruskan Kota Sukabumi kembali dipimnpin oleh seorang birokrat yang mengerti Kota Sukabumi.

“Mudah-mudahan, tradisi itu bisa terus dilanjutkan. Insallah, proses ihtiar akan kita lakukan dan kita serahkan semuanya kepada Allah SWT,” tutupnya. (sep/d)