RADARSUKABUMI.com, TUBAN – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terjun langsung ke lapangan panen jagung di berbagai daerah sentra produksi.
Kali ini Menteri Amran menyaksikan banjir panen jagung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur sekaligus melakukan panen raya di Desa Talun, Kecamatan Montong.
“Tuban saat ini banjir jagung. Luas panennya 50 ribu hektar. Total produksinya 400 sampai 500 ribu ton. Artinya ada 1,5 juta ton. Ini baru Tuban produksi di bulan Februari,” kata Menteri Amran.
Panen raya itu dihadiri Bupati Tuban, Fathul Huda, Asisten Deputi Sekretariat Kabinet, Ida Dwi Nilasari, Asisten Deputi Kemenko Perekonomian, Ilyas Payong dan lebih dari 10 ribu petani Tuban dan sekitarnya.
Amran menuturkan pada 2018, Indonesia mengekspor jagung 380 ribu ton. Di tahun ini ekspor ditargetkan lebih tinggi lagi yakni 500 ribu ton yang diproduksi dari daerah sentra seperti Gorontalo, Jawa Timur, NTB dan Sulsel.
“Untuk harga jagung saat ini bervariasi, tergantung wilayah, beberapa daerah di harga Rp 3.500 per kilogram. Kami sudah dapat laporan, Sumatera sudah panen, Sulawesi, Jawa Timur dan Jawa Tengah juga sudah panen,” tuturnya.






