KABUPATEN SUKABUMI

Si Melon Murka, Enam Pedagang Luka

×

Si Melon Murka, Enam Pedagang Luka

Sebarkan artikel ini

GUNUNGGURUH – Gas elpiji ukuran tiga kilogram kembali berulah. Kali ini, enam pedagang yang berjualan di blok BB Pasar Semi Modern Cibadak dilarikan ke BLUD RS Sekarwangi akibat luka bakar yang dideritanya.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, peristiwa yang terjadi pagi hari, Minggu (29/10) itu, bermula dari kebocoran gas yang diduga berasal di kios penjual nasi. Karena gas yang menyebar, sementara kompor dari kios sebelah penjual kupat tahu tengah menyala sehingga terjadi lah ledakan.

Bank bjb Tandamata

Adapun pedagang yang menjadi korban itu ialah Ai, Aliah, Uda, Wahyudin, Pepen dan Susi. Pasca kejadian, semua korban terpaksa harus dilarikan ke BLUD RS Sekarwangi. Namun, beruntung seluruh korban hanya mengalami luka ringan dan dipulangkan kembali.

Pengakuan salah satu korban, Ai (50) asal Kampung Nyangkowek, RT 03/07, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug mengatakan, saat kios kupat tahu menyalakan kompor, secara tiba-tiba api langsung menyambar gas yang bocor dari kios penjual nasi.

“Saya menduga, gas yang bocor itu dari kios penjual nasi, tapi sumber api dari kios sebelahnya. Saat itu saya sedang berada di kios dan secara langsung hembusan api menyembur,” akunya.

Akibat peristiwa itu, Ai mengalami luka bakar ringan pada kaki dan tangan, serta harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kejadian ini jadi pelajaran dan cukup membuat saya trauma,” tutupnya.

Dihubungi terpisah, Humas BLUD RS Sekarwangi, Ramdansyah membenarkan bahwa pihaknya telah menerima enam pedagang PSM Cibadak yang menjadi korban ledakan gas elpiji.

“Memang benar, tapi seluruh korban hanya luka ringan saja. Seluruhnya sudah pulang kembali kerumahnya,” singkatnya. (cr15/d)