KOTA SUKABUMI

Waspada Mengkonsumsi Minuman Kemasan

×

Waspada Mengkonsumsi Minuman Kemasan

Sebarkan artikel ini

CIKOLE – Efek minuman kemasan, yang diduga membuat 55 siswa SMP menyayat tangan di Pekanbaru rupanya cukup berdampak kekhawatiran masyarakat. Seperti di Kota Sukabumi, kabar tersebut cukup menjadi perhatian.

Kekhawatiran tersebut diungkapkan Haryati (40), warga Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi. Menurutnya, kabar yang beredar di media sosial itu cukup mengagetkannya. Terlebih, ibu muda ini memiliki dua anak yang masih usia SD dan SMP.

Bank bjb Tandamata

“Iya betul, di media sosial saya baca. Pastinya khawatir lah, namanya juga sama anak. Bahkan, saya langsung larang mereka untuk jajan minuman kemasan itu,” akunya kepada Radar Sukabumi, kemarin (2/10).

Ibu berhijab ini meminta, jika minuman itu betul memiliki kandungan yang cukup berbahaya bagi kesehatan, agar pemerintah dapat melakukan tindakan, sehingga semua masyarakat dapat tenang. “Yang jelas kalau kami orang tua agar ada kepastian saja, apakah itu berbahaya atau tidak. Karena teekadang aktivitas anak diluar sekolah kurang begitu terpantau, termasuk jajannya,” pintanya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Pemberantan Penyakit ( P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati mengungkapkan, hingga kini pihaknya belum bisa memastikan kandungan dalam minuman tersebut berbahaya.

Namun begitu, jika melihat kompoisi dan label BPOM rasanya cukup jauh jika harus mengandung Benzodiazepim. “Makanan ataupun minuman yang memiliki label BPOM ini tentunya sudah menjalani uji dan pemeriksaan. Jadi jika dalam minuman kemasan itu ada kandungan benzo, cukup tidak memungkinkan. Tapi, yang pasti kami belum menerima pemeritahuan dan kementrian ataupun BPOM,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau agar masyarakat dapat berhati-hati mengkonsumsi makanan atau minuman yang dirasa membahayakan. “Tentunya, masyarakat ataupun konsumen haru berhati-hati saat membeli makanan ataupun minuman. Termasuk, kepada semua orang tua agar mengontrol dan memberikan perhatian anaknya saat jajan,” tukasnua

. Sebelumnya, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Pekanbaru menyatakan produk minuman kemasan gelas bermerek Torpedo tidak mengandung Benzodiazepim dan memiliki izin. Kondisi ini dibenarkan oleh surat edaran BBPOM Pekanbaru yang diterbitkan tanggal (28/9) 2018 untuk BNNK setempat.

 

(upi/e)