Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa menegaskan ada sekitar dua ribu titik rawan kemacetan di Indonesia pada saat musim angkutan lebaran 2018 nanti. Namun, ia menyebut ada sepuluh yang menjadi fokus jajarannya lantaran dinilai krusial.
Royke mengungkap, sepuluh titik rawan kemacetan tersebut yakni dari Jakarta menuju Cikampek. Terutama pada KM 10, KM 16, dan KM 37 yang disebabkan oleh sejumlah faktor.
“Ada pembersihan movable concrete barrier, dipinggir-pinggirin tetap ada kepadatan. Tahun lalu tidak ada pekerjaan tol saja juga sudah padat, apa lagi ada pekerjaan,” kata Royke usai melakukan tinjauan di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Selasa (6/5) malam.
Kemudian, yang tak luput dari perhatian jajarannya adalah gerbang tol Palimanan karena ada antrean masuk kendaraan. Ketiga, gerbang Kertasari, Kabupaten Tegal. “Itu gate besar itu, antrian cukup panjang nanti,” sambungnya.
Adapun selanjutnya adalah Jembatan Kalikuto, yang sebagaimana disebutkan oleh beberapa narasumber sebelumnya seperti Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, bakal menimbulkan kemacetan lantaran baru bisa dibuka pada H-2 lebaran. Lalu Manyaran yang menjadi lokasi pertemuan tol fungsional ke tol Krapyak.
“Enam rest area waktu arus mudik. Yang Cipali, Palikanci, dan Cikampek. Tujuh, Karangsawah, Pasar Tonjong, Brebes. Bumiayu arah Purwokerto,” katanya lagi.
Lalu tiga terakhir masing-masing adalah, Limbangan Malembong di Nagrek, penyeberangan Merak, dan penyeberangan Ketapang. Namun, Royke menegaskan, masih ada sejumlah titik berpotensi rawan kemacetan yang menjadi perhatian jajarannya. Semisal dalam Kota Pekalongan manakala diselenggarakan hajatan keagamaan.
“Nah sepuluh titik itu ada cara mengurangi kemacetannya. Misal contra flow, dipenggal yang macet itu melawan arus. Dengan catatan jalur satunya sepi. Kemudian bisa saja kendaraan di tol kita keluarkan ke arteri atau yang masuk tol kita tutup. Kalau di tol saya pikir tiga kilometer sudah panjang,” terangnya.
Ia memperkirakan kemacetan ini akan terjadi pada tanggal 9 Juni hingga 11 Juni 2018, terutama pada Tol Cikampek. Lebih jauh, Royke menegaskan bahwa wilayah Jateng bagian selatan seperti Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan sebagian Banyumas diprediksi lancar, namun rawan kecelakaan. “Jadi hati-hati kalau lewat sana,” cetusnya.
(gul/JPC)





