SUKABUMI – Komitmen STIKes Sukabumi dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat global terus diwujudkan melalui berbagai program strategis. Salah satunya dengan menjalin kerja sama bersama PT Dwitunggal Jaya Abadi untuk membuka peluang kerja bagi tenaga kesehatan (nakes) di berbagai negara.
Ketua STIKes Sukabumi, Iwan Permana, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan implementasi dari visi dan misi STIKes Sukabumi dalam meningkatkan daya serap lulusan, khususnya di sektor kesehatan internasional.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen STIKes Sukabumi untuk memperluas peluang kerja bagi lulusan, termasuk menyiapkan mereka agar mampu berkarier di luar negeri sesuai standar yang dibutuhkan negara tujuan,” ujar Iwan.
Melalui kerja sama tersebut, terdapat tiga program utama yang akan dijalankan, yakni proses rekrutmen lulusan yang berminat bekerja di luar negeri, pelatihan intensif meliputi penguasaan bahasa asing, peningkatan keterampilan sesuai profesi kesehatan, serta pembekalan budaya dan etika kerja negara tujuan. Selanjutnya, peserta akan mengikuti seleksi sebagai calon pekerja migran Indonesia sektor kesehatan.
Beberapa negara yang menjadi tujuan penempatan di antaranya Kuwait, Arab Saudi, Jerman, Jepang, serta sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Dalam waktu dekat, proses penempatan akan difokuskan ke Kuwait, yang saat ini membutuhkan tenaga kesehatan profesional, khususnya di bidang keperawatan dan kebidanan.
Para tenaga kesehatan nantinya akan ditempatkan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, layanan ambulans paramedis, hingga pelayanan homecare gerontik atau perawatan lansia.
Iwan menegaskan, kesempatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi alumni STIKes Sukabumi. Lulusan dari perguruan tinggi lain yang memiliki latar belakang kesehatan juga dapat mengikuti program tersebut dengan mendaftarkan diri melalui STIKes Sukabumi.
“Kami ingin memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi tenaga kesehatan Indonesia yang ingin mengembangkan karier di luar negeri. Karena itu, program ini juga terbuka bagi nonalumni,” jelasnya.
Tidak hanya bagi lulusan, STIKes Sukabumi juga mulai mempersiapkan mahasiswa sejak masih menjalani perkuliahan. Kampus menyediakan program pelatihan bahasa asing secara gratis bagi mahasiswa yang memiliki minat bekerja di luar negeri.
Saat ini, pelatihan yang telah berjalan meliputi Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, dan Bahasa Jepang. Program tersebut dilaksanakan setiap semester dan peserta yang menyelesaikannya akan memperoleh sertifikat kompetensi bahasa dari STIKes Sukabumi.
“Harapannya ketika lulus nanti, mahasiswa tidak lagi memulai dari nol karena sejak kuliah sudah memiliki bekal bahasa asing dan pemahaman budaya kerja internasional,” tutur Iwan.





