JAMPANGKULON – Musibah kebakaran kembali mengguncang wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Sebuah rumah panggung milik Patimah di Kampung Cinangsi RT 03/RW 01, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon, ludes dilalap api pada Kamis (2/7/2026).
Dalam waktu singkat, kobaran api melahap hampir seluruh bagian bangunan hingga hanya menyisakan puing-puing. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berupaya membantu semampunya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Menurut keterangan warga, Sadevah (48), menerangkan besarnya kobaran api sempat membuat warga khawatir api akan menjalar ke rumah-rumah lain yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Iya, berdasarkan laporan itu kejadiannya cepat, api besar berkobar, warga langsung bahu membahu memadamkannya dengan alat seadanya,” ungkap Sadevah singkat.
Sementara itu, Kepala Pos Pemadam Kebakaran Jampangkulon, Lelan Priatna, menerangkan, pihak Damkar mendapat informasi kebakaran diterima petugas sekitar pukul 11.20 WIB.
“Tim pemadam langsung segera bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.30 WIB untuk melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi agar api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya,” timpalnya.
Lebih lanjut Lelan mengatakan, berdasarkan hasil pengamatannya, objek yang terbakar merupakan satu unit rumah panggung berukuran sekitar 5 x 9 meter, dengan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting pada instalasi kabel listrik.
“Material rumah yang didominasi kayu menyebabkan api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan,” terangnya.
“Setelah berjibaku melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke permukiman lain. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” imbuhnya.
Dampak dari musibah itu, lanjut Lelan, mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar puluhan juta. Seluruh bangunan beserta sebagian harta benda milik korban tidak dapat diselamatkan.
Lelan kembali menegaskan, pihaknya Pos Damkar Jampangkulon mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik.
“Warga diimbau rutin memeriksa kondisi kabel dan instalasi listrik, menghindari penggunaan peralatan listrik yang tidak memenuhi standar, serta segera memperbaiki instalasi yang mengalami kerusakan guna meminimalkan risiko kebakaran,” tuturnya.
“Intinya, kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran harus terus ditingkatkan. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala ini memang langkah sederhana namun penting untuk melindungi keselamatan keluarga dan mencegah kerugian yang lebih besar,” bebernya. (Ndi)






