JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyiapkan layanan KA Pangrango dan KA Siliwangi untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa liburan sekolah dengan tarif terjangkau.
Berdasarkan data periode 20–25 Juni 2026, volume pelanggan KA Pangrango dan KA Siliwangi mencapai 29.048 orang dari total kapasitas 33.528 tempat duduk atau okupansi sekitar 86,6 persen. Dari jumlah tersebut, KA Pangrango melayani 21.746 pelanggan, sedangkan KA Siliwangi melayani 7.302 pelanggan.
Pada 25 Juni 2026, volume pelanggan tercatat 3.995 orang dengan okupansi sekitar 71,5 persen. Rinciannya, KA Pangrango melayani 3.319 pelanggan dan KA Siliwangi 676 pelanggan.
Untuk periode liburan sekolah 20 Juni–5 Juli 2026, total volume pelanggan kedua KA mencapai 50.805 orang dari kapasitas 89.408 tempat duduk. KA Pangrango melayani 42.707 pelanggan, sementara KA Siliwangi 8.098 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KA Pangrango dan KA Siliwangi menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan aman, nyaman, dan terjangkau. “Pada masa liburan sekolah ini, KA Pangrango dan KA Siliwangi menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga. Selain nyaman dan aman, tarif yang terjangkau juga menjadi salah satu alasan masyarakat memilih kereta api,” ujarnya.
Franoto menambahkan, KA Pangrango mendapat program diskon 30 persen untuk kelas ekonomi. Tarif relasi Sukabumi–Bogor Paledang kini Rp42.000 dari harga normal Rp60.000, sementara kelas eksekutif dikenakan tarif Rp80.000.
Adapun KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat tetap menjadi moda transportasi terjangkau berkat tarif Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah, yakni Rp5.000 per perjalanan.






