DPRD JABAR

Hasim Adnan tentang Hari Persandian Nasional: Data adalah Kedaulatan Bangsa

×

Hasim Adnan tentang Hari Persandian Nasional: Data adalah Kedaulatan Bangsa

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat, Hasim Adnan, mengemukakan pandangannya terhadap Hari Lahir Persandian Nasional yang jatuh setiap tanggal 4 April. Menurut dia, momentum ini menjadi kesempatan untuk mengajak setiap lini masyarakat agar aktif dan berperan dalam menjaga keamanan informasi.

“Banyak esensi yang bisa kita petik dari momentum Hari Lahir Persandian Nasional. Menjaga data pribadi hingga meningkatkan literasi digital adalah beberapa contoh implementasi yang sangat mudah untuk kita lakukan,” kata Hasim Adnan dalam keterangan yang diterima media, Sabtu (4/4/2026).

Bank bjb Tandamata

Hasim menegaskan, di era perkembangan teknologi digital terkini, memang sangat penting untuk menjaga kedaulatan data. Menurut dia, data telah menjadi aset strategis yang harus dilindungi secara serius, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Sistem persandian memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan informasi negara.

“Kedaulatan suatu bangsa saat ini salah satunya adalah data. Maka kita punya tugas penting untuk mengamankan data. Sebab jika tidak, akan ada potensi penyalahgunaan data yang sangat masif,” ujar anggota Komisi III DPRD Jabar ini.

Legislator dari Fraksi PKB menegaskan, di era digital saat ini, ancaman siber semakin nyata dan kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan sistem keamanan informasi yang terintegrasi serta didukung oleh sumber daya manusia yang mumpuni.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola digital, termasuk dalam pelayanan publik, agar tetap aman dan terpercaya.

“Transformasi digital harus dibarengi dengan penguatan sistem keamanan. Jangan sampai pelayanan sudah berbasis digital, tapi perlindungan datanya lemah,” tegasnya.

Hasim menambahkan, momentum Hari Lahir Persandian Nasional mestinya menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan digital ke depan. “Dengan sinergi yang kuat, kita bisa menciptakan ekosistem digital yang aman, berdaulat, dan bermanfaat bagi semua,” pungkas Hasim Adnan. (adv)