SUKABUMI — PT Almaida Anugrah Wisata kembali memberangkatkan jamaah umrah di tengah situasi global yang sempat menimbulkan kekhawatiran terkait perjalanan internasional.
Sebanyak 49 jamaah dijadwalkan berangkat pada 29 Maret 2026 atau bertepatan dengan 10 Syawal 1447 H.
Direktur Utama PT Almaida Anugrah Wisata, Ahmad Sholehuddin Ridwanullah, mengatakan bahwa hingga saat ini pemerintah Arab Saudi tidak melarang kedatangan jamaah umrah. Hal tersebut juga diperkuat oleh informasi dari asosiasi penyelenggara umrah.
“Almaida merupakan anggota AMPURI. Dalam rapat anggota yang digelar pada pertengahan Ramadan, disampaikan bahwa pemerintah Arab Saudi, termasuk Kementerian Dalam Negeri, memastikan kondisi di sana aman dan tidak ada kendala bagi jamaah umrah. Proses visa juga masih berjalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kendala justru dialami oleh sejumlah travel yang menggunakan penerbangan transit.
Hal ini disebabkan beberapa maskapai menghentikan operasional akibat dampak konflik di sejumlah wilayah.
“Maskapai yang menggunakan sistem transit seperti beberapa airline mengalami gangguan karena ada penghentian operasional.
Namun untuk penerbangan langsung seperti Garuda Indonesia, Saudia Airlines, maupun Lion Air, hingga saat ini tetap berjalan normal sesuai jadwal,” jelasnya.
Untuk keberangkatan kali ini, jamaah Almaida akan terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan kembali ke Tanah Air dengan Saudia Airlines.
Selama di Tanah Suci, para jamaah dijadwalkan menjalani ibadah selama sembilan hari, dengan fasilitas akomodasi yang telah dipastikan siap menerima kedatangan jamaah.
“Hotel-hotel di sana juga masih beroperasi normal dan tetap menerima tamu. Kami berharap seluruh proses keberangkatan berjalan lancar tanpa kendala,” tambahnya.
Salah satu calon jamaah, Edi Rohendi, mengaku telah mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah umrah bersama keluarganya. Ia menyebut ini merupakan perjalanan umrah keduanya.
“Saya dan keluarga sebelumnya sudah pernah umrah, dan ini yang kedua kalinya. Kami merasa lebih tenang karena sudah ada penjelasan dari pihak travel bahwa kondisi di Arab Saudi aman,” ungkapnya.
Edi menambahkan, dirinya akan berangkat bersama enam anggota keluarga, termasuk istri, anak, menantu, dan cucu.
“Kami hanya bisa banyak berdoa semoga diberikan kesehatan dan kelancaran, serta mendapat izin dari Allah SWT untuk menjalankan ibadah,” pungkasnya.(wdy)






