SUKABUMI – Euforia mudik Lebaran 2026 yang selalu dinanti jutaan masyarakat menyimpan potensi risiko yang tidak boleh diabaikan, khususnya bagi pengendara yang melintasi jalur Sukabumi.
Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, mengingatkan pemudik agar tetap waspada terhadap kondisi jalan yang rawan longsor. “Selain kepadatan kendaraan, yang harus diantisipasi adalah kondisi jalan. Apalagi belakangan ini juga terjadi gempa. Kontur jalan di Sukabumi yang diapit perbukitan sangat rawan longsor,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian besar jalur di wilayah Sukabumi berada di kawasan berbukit dengan karakter jalan berkelok dan tebing di sisi kanan kiri. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan, terutama saat hujan yang dapat memicu pergerakan tanah. Tidak hanya jalur utama mudik, kepolisian juga menaruh perhatian pada kawasan wisata yang diprediksi akan ramai pasca Lebaran, seperti Palabuhanratu, Pantai Citepus, dan Cikakak.
“Biasanya H+ Lebaran arus kendaraan menuju wisata meningkat signifikan. Karena itu, kami sudah menyiapkan personel di titik-titik tersebut,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Satlantas Polres Sukabumi menyiapkan berbagai skenario, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga rekayasa arus jika diperlukan. “Kalau terjadi kepadatan, tentu kita siapkan rekayasa. Tapi harapannya, dengan pengaturan yang baik, arus tetap lancar tanpa banyak intervensi,” tambahnya.






