SUKABUMI – Ketegangan terjadi di jalur utara Sukabumi ketika puluhan sopir angkutan umum jenis Colt L300 jurusan Sukabumi–Bogor melakukan sweeping terhadap kendaraan yang diduga sebagai travel gelap. Aksi berlangsung di kawasan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/3) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Aksi spontan ini dipicu kekecewaan sopir atas maraknya angkutan ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi. Keberadaan travel gelap dinilai merugikan sopir resmi karena penumpang beralih ke angkutan ilegal.
Koordinator aksi, Rudi, menyebut langkah ini sebagai bentuk protes atas merosotnya pendapatan. “Penumpang sepi gara-gara travel gelap. Kami merasa kurang ada penindakan dari pemerintah, akhirnya kami turun ke jalan untuk memberi efek jera,” ujarnya.
Meski melakukan pengadangan, Rudi memastikan tidak ada kekerasan maupun pemerasan. Penumpang hanya diminta turun dan dialihkan ke angkutan resmi menuju terminal terdekat, lalu melanjutkan perjalanan dengan kendaraan sesuai tujuan.






