SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi bergerak cepat melakukan asesmen dan penanganan darurat pasca angin kencang yang melanda sejumlah wilayah, Jumat (6/3).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, menyampaikan bahwa tim segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta penanganan awal di lokasi terdampak. Salah satu titik berada di Kampung Kebonkalapa RT1/RW10, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, di mana sebuah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. “Untuk sementara, bagian rumah yang rusak sudah ditutup menggunakan kain tenda sebagai langkah darurat,” ujar Yoseph.
Bangunan yang terdampak berukuran sekitar 6 x 4 meter dengan tinggi 2,6 meter. Kebutuhan mendesak saat ini adalah terpal untuk menutup bagian bangunan yang rusak. Selain itu, BPBD juga menerima laporan rumah ambruk di RT7/RW8, Kelurahan Nyomplong, tepatnya di belakang SDN Pajagalan.
Material bangunan yang roboh sempat menutup aliran Sungai Ciparigi. “Puing-puing bangunan yang ambruk sempat menyumbat aliran sungai sehingga perlu segera ditangani agar tidak memicu potensi banjir,” jelas Yoseph.






