SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat sebanyak 67 kejadian bencana alam terjadi sepanjang Januari hingga Februari 2026. Dari puluhan peristiwa tersebut, 58 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Berdasarkan data BPBD, 39 unit bangunan mengalami rusak ringan, 11 unit rusak sedang, dan 8 unit rusak berat. Meski jumlah kejadian cukup tinggi di awal tahun, tidak ada korban jiwa dalam seluruh peristiwa tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya satu orang mengalami luka ringan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, Senin (2/3).
Yoseph menjelaskan, respons cepat tim BPBD bersama TNI-Polri dan relawan menjadi faktor penting dalam meminimalisir dampak lebih besar. “Setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti dengan asesmen dan penanganan di lokasi,” ujarnya.
Menurutnya, intensitas hujan tinggi di awal tahun menjadi pemicu utama meningkatnya bencana hidrometeorologi seperti pohon tumbang, longsor kecil, dan kerusakan atap rumah warga. Karena itu, BPBD terus meningkatkan kesiapsiagaan terutama di titik rawan bencana.






