SUKABUMI – Rabu, 18 Februari 2026, suasana Kampung Kubang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, terasa berbeda. Sebuah rumah sederhana menjadi pusat perhatian, karena di sanalah Pemerintah Kota Sukabumi melaksanakan kegiatan Zakat Berseka (Bersih Sehat untuk Kota), sebuah inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting.
Program ini bukan sekadar slogan. Melalui kegiatan bedah rumah, Pemkot Sukabumi ingin memastikan bahwa anak-anak tumbuh di lingkungan yang sehat, bersih, dan layak huni. Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, yang hadir langsung dalam peresmian kegiatan, menegaskan bahwa penanganan stunting harus menyentuh akar persoalan. “Upaya penurunan stunting tidak hanya berkaitan dengan gizi, tetapi juga lingkungan, sanitasi, dan kondisi tempat tinggal,” ujarnya.
Data menunjukkan, angka stunting di Kota Sukabumi berhasil ditekan dari sekitar 26 persen menjadi hampir 19 persen. Capaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor—dari Dinas Kesehatan, TP PKK, hingga unsur kelurahan—mampu menghadirkan solusi nyata.






