Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menambahkan, bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian program penurunan stunting melalui peningkatan kualitas sanitasi dan perbaikan rumah tidak layak huni. Bantuan diberikan kepada salah satu keluarga penerima manfaat, dengan target pembangunan selesai dalam satu bulan sehingga rumah kembali layak dihuni.
Zakat Berseka menjadi simbol ikhtiar bersama. Ia menunjukkan bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kepedulian masyarakat. Dengan rumah yang lebih sehat, anak-anak Sukabumi diharapkan tumbuh optimal, bebas dari ancaman stunting, dan siap menjadi generasi masa depan yang unggul.(**)






