KABUPATEN SUKABUMI

Tabrakan Dua Truk di Citarik, Sopir Fuso Alami Patah Kaki

×

Tabrakan Dua Truk di Citarik, Sopir Fuso Alami Patah Kaki

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk bertonase besar terjadi di Jalan Raya Citarik, Palabuhanratu. Sopir Mitsubishi Fuso mengalami patah kaki, sementara sopir Hino Tronton hanya luka ringan. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

SUKABUMI – Dua truk bertonase besar terlibat kecelakaan di Jalan Raya Citarik, Kampung Nagrog, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/1) pagi. Insiden sekitar pukul 05.45 WIB itu menyebabkan dua pengemudi luka-luka dan kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, IPDA Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi Fuso Colt Diesel bermuatan kelapa bernomor polisi B 9427 PCD yang dikemudikan Ruswandi (29), warga Ciracap, melaju dari arah Palabuhanratu menuju Warungkiara.

Bank bjb Tandamata

“Ketika melintasi jalan menanjak dan menikung ke kiri, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga oleng ke kanan,” ujarnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Hino Tronton Box bernomor polisi B 9330 HJ yang dikemudikan Parman (47), warga Bantargadung. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan keras pun tak terhindarkan.

Benturan membuat Ruswandi mengalami patah kaki kanan, luka sobek di dahi, serta luka di tangan kanan. Sementara Parman hanya mengalami luka lecet dan memar di kaki kanan. “Beruntung tidak ada korban meninggal dunia. Kedua korban langsung mendapat penanganan medis,” kata Wangsit.

Ia menambahkan, kondisi jalan di lokasi sebenarnya cukup baik dengan aspal dan marka jalan, namun karakteristik menanjak dan menikung memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama bagi kendaraan besar. Selain korban luka, kerusakan parah pada kedua kendaraan menimbulkan kerugian materiil puluhan juta rupiah.

Petugas Satlantas Polres Sukabumi segera melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan, dan mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar.

“Kami mengimbau pengemudi angkutan berat untuk lebih berhati-hati, menjaga kecepatan, dan memperhatikan kondisi jalan guna mencegah kecelakaan serupa,” tandasnya.(ndi/d)