BERITA UTAMA

Sehari, 7 Kejadian Bencana Landa Sukabumi: Longsor, hingga Penemuan Mayat

×

Sehari, 7 Kejadian Bencana Landa Sukabumi: Longsor, hingga Penemuan Mayat

Sebarkan artikel ini
Petugas BPBD Kabupaten Sukabumi bersama aparat terkait saat melakukan assessment di lokasi bencana, Jumat (23/1/2026).

SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi diguncang sedikitnya tujuh kejadian bencana dalam satu hari, Jumat (23/1/2026). Laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops–PB) BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat peristiwa tersebut meliputi cuaca ekstrem, tanah longsor, angin kencang, hingga penemuan mayat.

Di Kecamatan Parungkuda, hujan deras sejak pagi merusak satu rumah milik warga di Kampung Palasari Hilir. Sementara itu di Kecamatan Cicurug, longsor sepanjang 20 meter dengan tinggi 18 meter menggerus jalan lingkungan hingga menimpa dua petak sawah warga. Jalan penghubung antar-RT pun terputus total.

Bank bjb Tandamata

Cuaca ekstrem juga melanda Kecamatan Cikakak. Irigasi Sukawayana jebol akibat hujan deras, menyebabkan robohnya dapur dan kamar tidur rumah milik seorang warga hingga mengalami rusak berat. Di Kecamatan Cisaat, longsor di Perumahan Griya Padaasih mengakibatkan dua rumah bagian dapur terbawa material, sementara dua rumah lainnya terancam. Sebanyak dua kepala keluarga dengan total sembilan jiwa terpaksa mengungsi demi keselamatan.

Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Ciambar, ketika pohon dukuh tumbang menimpa rumah warga di Kampung Lemah Buled. Rumah tersebut mengalami kerusakan ringan di bagian ruang tamu. Di Kecamatan Cikidang, longsor menyeret dapur rumah warga sedalam empat meter dan merusak peralatan rumah tangga.

Selain bencana alam, insiden penemuan mayat terjadi di Kecamatan Simpenan. Seorang warga bernama Cepang (63) ditemukan meninggal dunia diduga akibat terpeleset saat menuju ladang sawah. Korban mengalami luka di kepala dan pelipis akibat benturan serta terbawa arus air sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.