KABUPATEN SUKABUMI

Zaenul Munachisin Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Sukabumi

×

Zaenul Munachisin Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Suasana sesaat anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Zaenul Munachisin, turun langsung ke Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Suasana sesaat anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Zaenul Munachisin, turun langsung ke Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI — Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Zaenul Munachisin, turun langsung ke Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, dalam rangka menggencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan sosialisasi Program Bangga Kencana. Kegiatan ini digelar bersama BKKBN dan Kementerian Kesehatan, Sabtu (29/11), dengan fokus utama memperkuat keluarga dan mempercepat penurunan angka stunting.

Dalam sambutannya, Zaenul menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif tentang hidup sehat, pencegahan HIV-AIDS, dan penguatan program keluarga berencana.

Bank bjb Tandamata

“Ini momentum penting untuk memperluas edukasi dan mendukung percepatan program nasional menurunkan angka stunting, termasuk di Sukabumi,” ujar Zaenul.

Ia menyebut penanganan stunting di Sukabumi sudah berada di jalur yang tepat, namun tetap membutuhkan dorongan melalui kolaborasi lintas sektor dan inovasi program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Zaenul juga menyoroti pentingnya penguatan program Three Bina—BKB, BKR, dan BKL—yang melibatkan ibu, remaja, dan lansia dalam membentuk keluarga sehat dan tangguh. Ia turut menyampaikan pedoman usia ideal perkawinan, yakni 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki, sebagai strategi mencegah kehamilan berisiko stunting.

Selain itu, ia menjelaskan berbagai jenis alat kontrasepsi dan pentingnya pemilihan metode yang tepat untuk mengatur jarak kehamilan. Zaenul juga mengingatkan soal meningkatnya kasus HIV-AIDS, termasuk di kelompok hubungan sesama jenis, yang perlu ditangani secara serius melalui edukasi dan perilaku hidup sehat.