SUKABUMI — Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban pembegalan brutal di ruas Jalan Raya Panggeleseran–Babakan, tepatnya di Kampung Kertaraharja, Desa Kertaharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin (24/11) dini hari. Pelaku diduga menggunakan modus berpura-pura sebagai penumpang untuk mengelabui korban dan membawa kabur sepeda motor miliknya.
Salah satu saksi mata, Wayang (40), warga sekitar lokasi kejadian, menuturkan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, ia tengah makan bersama rekannya di sebuah bengkel motor yang berjarak sekitar 200 meter dari tempat kejadian.
“Saya sempat melihat motor korban melintas bersama pelaku dari arah Panggeleseran ke Cibatu. Tak lama kemudian terdengar keributan. Awalnya saya kira anak-anak yang biasa main game malam hari, tapi ternyata bukan,” ujar Wayang saat ditemui di lokasi kejadian yang masih terlihat bercak darah.
Menurutnya, pelaku sempat terlihat berhenti bersama korban di depan PT Kino. Diduga, pelaku sengaja mengarahkan korban ke titik tersebut sebelum melancarkan aksinya. “Modusnya seperti order ojek, tapi katanya aplikasi ojol-nya di-offline-kan. Jadi korban tidak sedang narik secara online,” tambahnya.
Wayang menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah oleh seorang sopir truk yang melintas. Beberapa pengendara lain turut berhenti untuk memberikan pertolongan. Sekelompok pemuda dari Kampung Babakan juga sempat mengamankan barang bukti berupa tas selempang berisi senjata tajam jenis cerulit yang diduga milik pelaku.
“Korban mengalami luka cukup parah di pergelangan tangan dan lutut, kemungkinan akibat sabetan senjata tajam. Dia sempat melawan saat motornya hendak dirampas,” jelasnya.
Korban sempat dilarikan ke GMC, namun karena luka yang cukup serius, ia kemudian dirujuk ke RS Al-Mulk Lembursitu, Kota Sukabumi. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pelaku juga mengalami luka dan kini dirawat di rumah sakit yang sama. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas korban maupun pelaku.
Polsek Cikembar telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti. Warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus ini secara tuntas dan meningkatkan patroli di wilayah rawan kejahatan, terutama pada malam hingga dini hari.(den/d)






