SUKABUMI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi terus berinovasi dalam membina warga binaan. Bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Murni, Lapas menggelar pelatihan tata boga dengan fokus pada pembuatan kue basah, Jumat (24/10).
Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian, sejalan dengan Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita poin ketiga, yaitu penguatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM,” ujar Budi kepada Radar Sukabumi.
Ia menambahkan, pelatihan ini juga merupakan tindak lanjut dari 21 perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta mendukung kebijakan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong warga binaan agar memiliki keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi usaha mandiri. Dengan kemampuan tata boga, mereka diharapkan mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi dan menjadi pelaku UMKM setelah bebas nanti,” jelasnya.






