Menurut Asep Badruzaman (30) pemimpin harus tegas jelas. Karena itu, pemimpin harus bisa membuat sebuah penyederhanaan. Perintah harus sederhana untuk menghindari kerumitan berpikir dan bertindak, jelas agar mudah dipahami oleh masyarakat.
Tak hanya itu, menurut orang yang dikenal dengan sebutan BZ ini, bahwa Pemimpin yang baik tidak akan memimpin karena ego.
Jadi, sebagai pemimpin harus dapat bersikap rendah hati dan tidak memandang rendah orang masyarakat. Orang yang memimpin dengan ego akan memerintah dengan penuh amarah, emosional, dan menciptakan suasana yang serba ketakutan.
Memang saat dia memimpin akan ada banyak yang menaatinya, tapi setelah masa kepemimpinannya selesai maka tidak akan ada lagi orang yang bersedia untuk mengikutinya.
Dengan kata lain, pengaruhnya terhadap orang yang sebelumnya pernah dipimpin akan lenyap. Karena itu, bagi kita sebagai pemimpin jadi lah pemimpin yang menjadi pemimpin karena dipercaya untuk memimpin, bukan semata karena usaha keras kita untuk bisa mendapatkan gelar sebagai seorang pemimpin.
“Harusnya, pemimpin juga tidak boleh terlalu kaku ataupun bimbang dalam mengkoordinir setiap masalah. Yang dibutuhkan saat ini adalah gaya yang fleksibel, artinya keputusan pemimpin pun dapat berubah seiring dengan desakan kebutuhan dari masyarakat, “tukasnya.
(hnd)



