SUKABUMI – Semangat kebersamaan dan gotong royong dirunjukan masyarakat Jampangkulon, puluhan masyarakat antusias memperbaiki kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Kafi di Kampung Gemarasa, Kelurahan Jampangkulon yang rusak usai insiden kebakaran yang menghanguskan sebagian besar bangunan beberapa waktu lalu.
Warga terlihat bahu-membahu membangun kembali tempat yang menjadi pusat pendidikan dan pembinaan karakter ratusan santri di wilayah selatan Sukabumi itu dengan kegiatan pengecoran asrama, selain melihatkan puluhan santri, tukang bangunan, dan bahkan Camat Jampangkulon, Dading, ikut turun tangan langsung membantu proses pembangunan.
“Kami semua berkomitmen untuk membangun kembali Ponpes Al-Kafi. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kebakaran yang lalu menjadi pelajaran berharga, dan sekarang saatnya kita bangkit bersama,” ujar Camat Jampangkulon, Dading.
Menurut Dading, kehadiran masyarakat dalam kegiatan gotong royong ini menunjukkan bahwa nilai solidaritas dan kepedulian masih sangat kuat di tengah masyarakat Jampangkulon. Ia menegaskan, pembangunan kembali Ponpes Al-Kafi bukan sekadar membangun gedung, melainkan membangun semangat dan harapan baru bagi para santri dan warga sekitar.
“Bisa dilihat puluhan santri dan masyarakat antusias, dari menyiapkan bahan material hingga ikut menuang adonan cor,” jelasnya.
Di sisi lain, kata Dading lagi para tukang bangunan profesional juga ikut membantu hal itu guna memastikan proses konstruksi dilakukan sesuai standar keselamatan, termasuk penggunaan material tahan api agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
“Alhamdulillah, kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Bantuan datang tidak hanya dalam bentuk tenaga, tetapi juga material dan logistik yang dikumpulkan secara swadaya,” tuturnya.
“Insya Allah dalam beberapa bulan ke depan, proses rekonstruksi Ponpes Al-Kafi dapat rampung sepenuhnya, gotong royong ini adalah wujud nyata semangat kebersamaan warga Jampangkulon. Kami ingin menunjukkan bahwa tidak ada musibah yang tidak bisa dihadapi jika kita bersatu,” imbuhnya. (Ndi).






