SUKABUMI — Sebuah video perkelahian antar pelajar SMP di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial pada Rabu (1/10/2025). Rekaman berdurasi singkat itu memperlihatkan dua pasang siswa saling baku hantam di sebuah lahan kosong, memicu kekhawatiran publik dan sorotan dari berbagai pihak.
Dalam video tersebut, terdengar narasi provokatif berbahasa Sunda yang diduga berasal dari kakak kelas, mendorong para siswa untuk terus berkelahi⁽¹⁾. Peristiwa ini melibatkan pelajar dari SMP Negeri 6 Surade, MTs Muhammadiyah Surade, dan MTs Cidahu Cibitung.
Kepala SMP Negeri 6 Surade, Yuli Setiani Dewi, telah memberikan klarifikasi resmi. Ia menyatakan bahwa kasus tersebut telah diselesaikan secara damai melalui musyawarah yang dihadiri oleh Kapolsek Surade, perwakilan guru, orang tua siswa, dan Kepala Desa setempat.
“Kasus perkelahian telah diselesaikan dengan semua pihak yang terlibat. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang,” ujar Yuli dalam keterangannya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi juga menyampaikan keprihatinan atas insiden ini. Kepala Seksi Kesiswaan SMP, Devi Indra Kusumah, menegaskan pentingnya penguatan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Satuan Pendidikan (PPKSP) untuk mencegah perilaku menyimpang di sekolah.
“Ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Sekolah harus aktif berkoordinasi dengan komite, orang tua, dan pihak terkait,” tegas Devi.
Meski telah dilakukan pembinaan dan klarifikasi, pihak kepolisian masih memantau perkembangan kasus ini. Publik pun diimbau untuk tidak menyebarkan video tersebut lebih lanjut demi menjaga privasi dan psikologis para siswa yang terlibat.(*)






