SUBANG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, melakukan pengecekan langsung kesejumlah ruas jalan provinsi. Salah satunya ruas Jalan Cagak-Subang atau tepatnya dikawasan Jalan Raya depan pasar Jalan Cagak, pada Selasa (16/9/2025).
Dilansir dari video yang diunggah di kanal YouTube-nya @Kang Dedi Mulyadi Channel, saat itu, KDM -sapaan akrab Gubernur- berada dilokasi (Jalan Cagak). KDM pun sempat berbincang beberapa pekerja menyebutkan dari pihak PT Li Ja Sin, selaku pelaksana pekerjaan Hormix.
Bahkan beberapa petugas yang mengaki pengawas dari perusahaan itu terlihat bingung saat menjawab pertanyaan-peryanyaan yang lontarkan KDM, seperti soal segment pengerjaan, dan ketebalan Hotmix. Termasuk soal sistem drainase di ruas jalan tersebut.
Selain itu, KDM juga menanyakan keberadaan petugas pengawas lapangan dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jabar, yang notebene tanggungjawab/ kewenangan dilapangan ada pada pihak UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah (WP) III.
Namun pengawas yang ditanyakan tidak ada dilokasi. KDM pun memantau pengerjaan Hotmix, dan mendapati saluran air atau drainase di sepanjang ruas Jalan Cagak (depan pasar Jalan Cagak) tersebut tidak berfungsi.
Terkait temuan itu, KDM pun langsung menelepon Muhtar Jalaludin selaku Kepala UPTD PJJ WP III. Berikut ini percakapan singkat KDM dengan Muhtar, dalam unggahan video, yang dikutip pada Kamis (18/9/2025).
“Pak Muhtar,” kata KDM.
“Muhun, Pak,” jawab Muhtar.
“Ini pekerjaan yang di Jalan Cagak arah Bandung (Ciater), yang sekarang lagi dikerjakan, pengawas dari PU-nya siapa,” tanya KDM.
“Pak Sudaryana, Pak,” jawab Muhtar.
“Enggak ada dilapangan pengawasnya,” ungkap KDM.
“Muhun, Pak, ada konsultan dilapangan,” ucap Muhtar, diujung telepon.
“Pengawas konsultan-nya juga enggak ada dilapangan,” jawab KDM, lagi.
“Muhun, mangga Pak, mangga Pak,” timpal Muhtar.
Kemudian KDM pun meminta Muhtar, untuk segera perbaiki sistem drainase disepanjang ruas Jalan Cagak tersebut. Karena, kalau drainasenya tertutup atau tidak berfungsi, maka Hotmixnya cepat rusak.
“Jadi drainasenya yang didepan toko-toko itu yang di pasar Jalan Cagak, harus dibuatkan, dirapihkan lagi biar Hotmix-nya awet,” ujar KDM.
“Kalau hujan dan terendam air, maka (Hotmix-nya) cepat habis. Dan pengawas dari PU agar turun kelapangan,” tegas KDM, menambahkan. (Ron)






