JAWA BARAT

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp55,4 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Sodongkopo Tahap 2, PPK Tak Respon?

×

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp55,4 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Sodongkopo Tahap 2, PPK Tak Respon?

Sebarkan artikel ini
Pembangunan jembatan Sodongkopo, di Pangandaran. (foto: Ist/dok)
Pembangunan tahap 2 Jembatan Sodongkopo. (ist/dok/RadarSukabumi)

PANGANDARAN – Sebagaimana diketahui sebelumnya, pembangunan jembatan dan jalan Sodongkopo yang berada di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar), sempat tertunda alias mangkrak setahun lebih.

Kini, di era kepemimpinan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar telah mengalokasikan/ gelontorkan dana puluhan miliar rupiah, untuk pembangunan jembatan dan jalan Sodongkopo tahap ke-2.

Bank bjb Tandamata

Namun belum ada informasi lebih lanjut soal sejauhmana progres pengerjaannya. Sementara itu, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jabar, melalui Kepala UPTD BMPR pada Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V, Kustoyo, juga selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)pembangunan jembatan dan jalan Sodongkopo, tahap 1 dan 2 ini, dinilai sulit dikonfirmasi/ tak respons.

Beberapa kali dihubungi melalui nomor telepon seluler (anonim-red), minta konfirmasi untuk disampaikan kepada Kustoyo, namun hingga saat ini tidak ada respons dari pengguna nomor tersebut.

Seperti diketahui, jembatan Sodongkopo tersebut merupakan akses utama bagi warga setempat maupun wisatawan, karena keberadaan jembatan tersebut akan menghubungkan dua Desa, yakni Desa Batukaras dan Desa Kondangjajar (Bandara Nusawiru), Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, Jabar.

Menurut Mukarom, Kepala Desa (Kades) Kondangjajar atau disingkat Kojar, saat ini pelengkung jembatan Sodongkopo sudah terpasang/ tersambung. Informasi, panjang pelengkung jembatan mencapai 140 meter.

“Ya, pelengkung jembatan (Sodongkopo) sudah nyambung,” kata Kades Mukarom, melalui telepon selulernya kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas kelanjutan proyek jembatan Sodongkopo tersebut. “Bagi masyarakat, terutama masyarakat Kojar, tentu sangat senang. Karena disamping dapat mempersingkat waktu tempuh antara Kojar dengan Batukaras, juga jaraknya semakin dekat,” tuturnya.

“Yang lebih penting dapat memperlancar perekonomian dan jalur wisata,” ucap Mukarom, menambahkan.

Informasi lainnya, jembatan Sodongkopo tersebut nantinya akan memiliki dua jalur, satu untuk lalu lintas kendaraan dan untuk pejalan kaki. Bahkan, setelah pelengkung jembatan terpasang dengan sempurna, selanjutnya akan dilakukan proses pemasangan hanger atau alat untuk menggantung bottom chord.

Berdasarkan informasi papan nama atau plang proyek,bahwa pembangunan jalan dan jembatan Sodongkopo tahap ke-2 ini dibiayai dari APBD Jabar tahun anggaran 2025, senilai Rp55,4 miliar. Sedangkan pada tahap pertama proyek ini menelan dana (APBD) mencapai Rp72 miliar.

Pengerjaan pembangunan jembatan dan jalan Sodongkopo tahap ke-2 oleh pihak PT. Putra Borneo Sakti, dan Konsultan Pengawas dari PT. Lima Pilar Persada dan PT. Puri Dimensi (KSO). Dengan masa pelaksanaan, selama 255 hari (kalender) yang dimulai sejak 25 April 2025. (Ron)