KABUPATEN SUKABUMI

Pembangunan Tak Merata, Emak-Emak Karangtengah Kirim Surat Protes ke Bupati

×

Pembangunan Tak Merata, Emak-Emak Karangtengah Kirim Surat Protes ke Bupati

Sebarkan artikel ini
PROTES : Sejumlah emak-emak di RT 01/RW 02, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, saat koordinasi melayangkan surat protes kepada Kepala Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
PROTES : Sejumlah emak-emak di RT 01/RW 02, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, saat koordinasi melayangkan surat protes kepada Kepala Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Puluhan emak-emak dari RT 01/RW 02, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, melayangkan surat protes kepada Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra. Mereka menuntut pemerataan pembangunan, khususnya perbaikan jalan lingkungan yang dinilai timpang dan diskriminatif.

Surat protes yang ditandatangani sekitar 70 warga—mayoritas ibu rumah tangga—juga ditembuskan ke Bupati Sukabumi, Camat Cibadak, Kapolsek, Danramil, dan Ketua BPD. Warga menilai wilayah mereka, termasuk Kampung Situ 1, belum pernah tersentuh pembangunan jalan, sementara RT 02 yang dekat kantor desa justru sering mendapat perbaikan meski kondisi jalannya masih baik.

Bank bjb Tandamata

“Kami hanya ingin keadilan. Jangan sampai kami dianaktirikan,” tegas Nia, tokoh perempuan setempat, Jumat (01/8).

Warga juga mengkritik respons Kepala Desa yang hanya disampaikan lewat voice note dan dianggap tidak menjawab substansi keluhan. Mereka mendesak agar Kades turun langsung ke lapangan dan berdialog dengan warga.

“Kami tidak cari ribut. Kami paham anggaran bertahap, tapi kami ingin tahu sejauh mana permohonan kami diproses,” tambah Nia.

Selain ketimpangan pembangunan, warga juga menyoroti lemahnya komunikasi antara pengurus RT dan BPD dengan masyarakat. Mereka berharap saluran digital seperti grup WhatsApp RT bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi dan menampung aspirasi.

Ketika dikonfirmasi Radar Sukabumi, Kepala Desa Agung Pratama Putra enggan berkomentar. “Maaf pak, no comment. Saya sudah jelaskan ke RT dan RW,” ujarnya singkat.