KABUPATEN SUKABUMI

Potret TMMD ke-125 Resmi Dibuka, Langkap Jaya Jadi Titik Strategis Percepatan Pembangunan Sukabumi

×

Potret TMMD ke-125 Resmi Dibuka, Langkap Jaya Jadi Titik Strategis Percepatan Pembangunan Sukabumi

Sebarkan artikel ini
FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI Bupati Sukabumi Asep Japar dan Danrem 061/ Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi membuka program TMMD ke 125 tahun 2025
Bupati Sukabumi Asep Japar dan Danrem 061/ Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi membuka program TMMD ke 125 tahun 2025. (FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Komando Resor Militer (Korem) 061/Suryakencana secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025 di Desa Langkap Jaya, Kecamatan Lengkong. Kegiatan ini ditandai dengan upacara pembukaan yang berlangsung pada Rabu (23/7), dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi Asep Japar dan Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi.

Upacara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan ribuan warga yang memadati lapangan tempat berlangsungnya acara. Kehadiran masyarakat mencerminkan antusiasme tinggi terhadap program tahunan ini yang telah menjadi simbol kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun wilayah-wilayah tertinggal.

Bank bjb Tandamata

Brigjen TNI Faisol dalam sambutannya menyampaikan bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat jalinan kebersamaan antara aparatur negara dan rakyat. Ia menyebutkan bahwa dalam TMMD ke-125 ini, fokus utama adalah pengaspalan jalan sepanjang 2.000 meter yang menghubungkan Desa Langkap Jaya dengan Desa Kertajaya di Kecamatan Simpenan. Jalan tersebut sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, sehingga perbaikan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang menggantungkan mobilitas dan distribusi hasil pertanian melalui jalur itu.

Selain proyek jalan, TMMD juga mencakup renovasi rumah tidak layak huni, perbaikan sarana sanitasi dan puskesmas pembantu, pengeboran sumur serta pipanisasi air bersih, dan pembangunan sarana bermain anak. Brigjen Faisol menegaskan bahwa program ini juga meliputi penyuluhan kepada masyarakat seputar kesehatan, ketahanan pangan, serta bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai upaya membentuk komunitas yang sehat dan tangguh.

Pemilihan Desa Langkap Jaya sebagai lokasi TMMD didasarkan pada proses panjang yang melibatkan usulan dari desa hingga evaluasi di tingkat kabupaten. Menurut Faisol, desa ini memiliki akses jalan yang rusak parah dan sudah lama membutuhkan perhatian. Ia menyebutkan bahwa sebanyak 110 personel TNI dikerahkan untuk menjalankan seluruh program, dibantu oleh aparat kepolisian dan warga sekitar, dengan dukungan anggaran dari APBD Kabupaten Sukabumi.