SUKABUMI – Suasana semarak menyelimuti Lapang Cangehgar, Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu malam (19/7/2025). Ribuan pengunjung memadati arena menjelang puncak Milangkala ke-7 Paguyuban Padjajaran Anyar yang akan digelar pada 27 Juli mendatang.
Momentum meriah itu semakin bergelora saat Bah Varid, putra mendiang legenda reggae Indonesia Bah Surip, naik ke atas panggung. Aksi eksentriknya membawakan lagu-lagu bertema perdamaian, alam, dan cinta budaya memicu antusiasme penonton yang larut dalam irama—berjoget, bernyanyi, dan bersorak riang.
Acara dibuka dengan suguhan seni khas Sunda seperti Jaipongan, Debus, hingga Pencak Silat yang membangkitkan kebanggaan terhadap warisan budaya lokal. Kehadiran Bah Varid dengan nuansa reggae yang menyatu harmoni dengan tradisi Sunda menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Ketua Paguyuban Padjajaran Anyar, Abah Firman Hidayat, menyebut Milangkala bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi wujud syukur dan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya Sunda. Ia berharap kegiatan tahunan ini mampu menggugah semangat generasi muda untuk mencintai dan melestarikan warisan leluhur.
“Budaya tidak akan punah selama ada yang mencintainya. Kami akan terus menjaga nyala api budaya ini,” kata Abah Firman, Minggu (20/7).






