SUKABUMI — Dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) berhasil menghadirkan solusi digital bagi tantangan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program Kerja Praktik, Arphan Maulana Firdaus dan Muhamad Lingga Sepria Perdana mengembangkan aplikasi kasir berbasis desktop yang dirancang khusus untuk unit Fotokopi Pagaruyung Cabang Ciaul.
Proyek ini bermula dari pengamatan proses bisnis yang masih menggunakan metode manual—pencatatan transaksi dengan nota, perhitungan menggunakan kalkulator, serta rekap data harian secara konvensional. Kondisi tersebut kerap memicu antrean dan risiko kesalahan pencatatan. Aplikasi ini hadir sebagai solusi, menghadirkan sistem terkomputerisasi untuk manajemen produk, transaksi penjualan, dan pelaporan otomatis.
“Kami ingin menciptakan alat yang tepat guna, efisien, dan mudah diterapkan,” ujar Arphan. “Tujuannya agar pelaku usaha bisa lebih fokus pada pelayanan dan strategi pengembangan.”
Pemilik usaha menyambut baik inovasi ini. Ia mengaku merasakan langsung manfaat aplikasi terhadap efisiensi transaksi dan akurasi pencatatan. “Kami tak lagi khawatir salah hitung atau kesulitan melacak stok. Proses kerja jadi jauh lebih rapi dan cepat,” ungkapnya.
Muhamad Lingga menambahkan bahwa pemilihan platform desktop bukan tanpa alasan. “Kami sengaja membuatnya bisa beroperasi tanpa koneksi internet. Ini penting agar UMKM tetap produktif tanpa terganggu jaringan atau harus membayar biaya langganan bulanan,” jelasnya.
Langkah inovatif ini menjadi bukti nyata kontribusi dunia akademik dalam mendukung modernisasi dan daya saing UMKM di era digital. Tak hanya sebagai tugas akademik, proyek ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara teknologi dan kebutuhan masyarakat lokal.(adv)






