SUKABUMI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Dra. Hj. Lina Ruslinawati, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal program pemberdayaan petani di desa.
Menurut Lina, pemerintah saat ini tengah berupaya keras meningkatkan sektor pertanian melalui berbagai program strategis. Tujuan utamanya adalah menciptakan pertanian yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
“Salah satu fokus utama adalah pemberdayaan petani dan regenerasi petani. Saya ingin warga Desa Sukajaya sadar bahwa pertanian adalah tulang punggung ekonomi desa,” ujarnya.
Lina menyoroti menurunnya jumlah petani sebagai persoalan serius yang harus segera diatasi. Ia mendorong agar program regenerasi petani digencarkan untuk menarik minat generasi muda agar kembali terjun ke dunia pertanian.
“Kami ingin pemuda desa menyadari bahwa pertanian bukan hanya pekerjaan, tetapi juga peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Selain regenerasi, Lina juga menekankan pentingnya ketertiban administrasi kelompok tani. Ia mengungkapkan bahwa banyak kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di Desa Sukajaya mengalami kesulitan dalam mengakses bantuan pemerintah karena persoalan administrasi.
“Saya mendorong pemerintah desa bekerja sama dengan pihak terkait untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok tani agar mereka dapat memenuhi persyaratan administrasi dengan baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan dari pemerintah sangat penting untuk mendukung kegiatan pertanian. Dengan administrasi yang tertib, diharapkan kelompok tani bisa lebih mudah mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.
Lina juga menyoroti tantangan lain, yakni kurangnya pengalaman dan pengetahuan akademik di bidang pertanian, terutama di kalangan petani baru yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) dari sektor industri.
“Pemerintah desa harus bekerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan untuk menyediakan pelatihan dan kursus pertanian bagi para petani baru ini. Dengan pengetahuan yang lebih baik, kami yakin mereka bisa lebih produktif dan inovatif,” katanya.
Ia meyakini bahwa Desa Sukajaya memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor pertaniannya. Dengan dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan semangat warga desa, masa depan pertanian di desa ini dinilai sangat menjanjikan.
“Program pemberdayaan petani, regenerasi, ketertiban administrasi, dan peningkatan kapasitas pengetahuan di bidang pertanian diharapkan dapat membawa perubahan positif dan berkelanjutan. Kami optimistis pertanian di Desa Sukajaya akan semakin maju dan memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan warga. Ini adalah usaha bersama,” pungkasnya.(adv)






