SUKABUMI — Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit bus MGI terjadi di Jalan Raya Pudunan Asem, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (9/6/2025) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan sopir bus meninggal dunia serta menyebabkan kerusakan parah pada sebuah warung milik warga setempat.
Pihak manajemen Bus MGI merespons dengan cepat. Mereka langsung melakukan penanganan terhadap korban jiwa dan memberikan kompensasi atas kerusakan fasilitas warga. “Penanganan pertama tentu kami fokuskan pada korban. Karena kebetulan sopir kami yang menjadi korban, kami standby hampir 24 jam di rumah sakit sampai seluruh proses selesai,” ungkap Iskandar, bagian operasional Bus MGI, Selasa (10/6/2025).
Setelah menyelesaikan urusan dengan keluarga korban, pihak MGI segera menjalin komunikasi dengan Listi (60), pemilik warung yang atap dan pagarnya rusak akibat kecelakaan. “Setelah urusan dengan keluarga almarhum selesai, kami langsung tangani juga kerusakan warung milik warga,” jelas Iskandar.
Listi sendiri tidak mengajukan protes atas kejadian tersebut. Ia justru mengapresiasi tanggung jawab dan itikad baik dari pihak MGI. “Saya waktu itu lagi mau tidur, tiba-tiba dengar suara keras banget, seperti ledakan. Ternyata bus MGI sudah ada di depan rumah. Saya langsung ke lokasi, tapi korban sudah dibawa ke rumah sakit,” kenangnya.
Ia mengaku sejak pagi hari setelah kejadian, pihak MGI sudah menghubunginya untuk membahas perbaikan warung. “Kemarin itu rencananya mau ada kesepakatan sore harinya, tapi ternyata ada kabar duka. Jadi kami sepakat untuk lanjut keesokan harinya,” ujar Listi.






