SUKABUMI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan yang berkelanjutan melalui kegiatan panen ikan lele pada Rabu 30 April 2025.
Kalapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan 13 program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto khususnya pada poin pemberdayaan peran Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mendukung ketahanan pangan, 21 Perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi dan penguatan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorar Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali.
“Kegiatan ini, dilaksanakan jajaran pegawai Lapas Kelas IIB Sukabumi dan WBP yang turut serta dalam proses panen,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (1/5).
Menurutnya, kegiatan ini bukti nyata ketahanan pangan yang berkelanjutan dari pembinaan kemandirian bagi WBP. “Melalui kegiatan ini, bukti nyata dalam mendukung program ketahanan pangan yang berkelanjutan dengan memberikan keterampilan bagi WBP untuk kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Budi mengulas, kegiatan budidaya ikan lele ini memanfaatkan lahan area brandgang Lapas dengan jumlah dua kolam lele yang dapat dijadikan lahan produktif sebagai tempat pembinaan warga binaan untuk pembelajaran bagi WBP dalam hal pemeliharaan ikan, pemberian pakan yang tepat, serta cara panen yang efisien.
“Dengan adanya program ini, WBP tidak hanya mendapatkan pengalaman tetapi juga wawasan tentang peluang usaha yang bisa mereka manfaatkan di masa depan,” cetusnya.






