SUKABUMI – Upaya mempererat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Jepang semakin nyata. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo menyatakan dukungan penuhnya terhadap kolaborasi strategis antara Nusa Putra University (NPU) Indonesia dan University of Aizu Jepang.
Dalam kunjungan resmi ke KBRI Tokyo, delegasi NPU disambut hangat oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Amzul Rifin. Pertemuan yang berlangsung di Gedung KBRI ini menjadi momen penting dalam memperkuat komitmen kedua institusi untuk membangun jejaring akademik lintas negara.
Sebagai bentuk apresiasi, NPU menyerahkan cendera mata kepada Prof. Amzul Rifin atas peran aktifnya dalam mendorong diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Jepang. Diskusi strategis yang berlangsung membahas berbagai program keberlanjutan kerja sama, mulai dari riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga inisiasi program akademik lintas disiplin.
Tak hanya itu, dukungan KBRI Tokyo juga ditunjukkan melalui kehadiran Prof. Amzul Rifin dalam pembukaan NPU–ETLTC 2025 Global Conference Series di University of Aizu pada 22 April 2025. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kemitraan pendidikan untuk membentuk generasi global yang inovatif dan kompetitif.
“Kemitraan semacam ini akan melahirkan generasi global yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi,” ujar Prof. Amzul Rifin di hadapan delegasi internasional.
Dukungan ini semakin memperkuat langkah NPU untuk membangun kerja sama global yang berdampak luas. Kolaborasi antara NPU dan University of Aizu dinilai sebagai model sinergi internasional yang mampu mendorong transformasi pendidikan menuju arah yang lebih adaptif dan progresif, sejalan dengan tuntutan era globalisasi.
Dengan momentum ini, NPU semakin mantap mengambil peran sebagai aktor penting dalam memperkuat diplomasi pendidikan Indonesia di kancah dunia.(wdy)




