BERITA UTAMA

Gara-gara Batas Tanah, Warga Pangumbahan Ciracap Di Bacok Tetangga 

×

Gara-gara Batas Tanah, Warga Pangumbahan Ciracap Di Bacok Tetangga 

Sebarkan artikel ini
DIAMANKAN : Jajaran kepolisian saat mengamankan pelaku.(FOTO : UNTUK/ RADARSUKABUMI)
DIAMANKAN : Jajaran kepolisian saat mengamankan pelaku.(FOTO : UNTUK/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMI – Perselisihan batas tanah di wilayah pesisir selatan Kabupaten Sukabumi memanas. Kali ini, seorang warga Kampung Jaringao, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, mengalami luka bacok setelah terlibat cekcok dengan tetangganya.

Kapolsek Ciracap, Iptu Taofik, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban bernama Noneng Ocos (55), seorang wiraswasta, mengalami luka robek pada daun telinga kiri akibat sabetan golok dari pelaku yang diketahui bernama Alex.

Bank bjb Tandamata

Dimana berdasarkan laporan yang diterimanya, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Korban datang langsung ke Polsek Ciracap untuk melapor dan meminta perlindungan hukum.

Dari hasil pemeriksaan awal, kata Iptu Taofik insiden bermula saat korban bersama anaknya, Deja, tengah membahas batas tanah yang berada di pinggir pantai dan berbatasan dengan lahan milik pelaku. Namun, pembicaraan tersebut justru berubah menjadi percekcokan panas antara Deja dan Alex.

Diduga emosi memuncak, pelaku kemudian masuk ke dalam warung miliknya dan keluar membawa sebilah golok yang diikat di pinggang. Melihat hal tersebut, Deja memukul pelaku sekali menggunakan balok kayu ke arah punggungnya. Saat korban berusaha melerai, pelaku justru menyerangnya dengan golok.

“Korban sempat menangkis serangan itu dengan balok kayu, tapi sayangnya tidak berhasil. Golok pelaku mengenai daun telinga kiri korban dan menyebabkan luka sobek,” jelas Kapolsek Iptu Taofik.

Setelah kejadian itu, lanjut Taofik korban langsung dibawa ke RSUD Jampang Kulon untuk mendapatkan perawatan medis dan visum.

“Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan cepat, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, mengamankan pelaku, hingga memeriksa para saksi,” terangnya

“Pelaku sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut. Kami juga telah melaporkan kejadian ini ke pimpinan,” tegas Iptu Taofik. (ndi/d)